Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Sajak Bola Peyang Pak Menteri

1 Juni 2015   15:15 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:24 42 0
Oh pak menteri
Ini bola bala bala
Ini bala bola, bola bala
Bola yang dibolak balik; bola yang dijungkir balikkan, bala bala, bola bola

Oh pak menteri
Disana-sini ada bola menggelinding dilapangan rumput berduri
Duri yang sampeyan pasang di gawang-gawang
Gawang yang kemasukan air sabun cap pembekuan

Oi, oi, pak menteri
Berapa nomor sepatumu?
Jika tak punya akan kubelikan sepatu plastik
Tak lupa pula kubelikan bola plastik

Ooohhhh pak menteri
Sembari menikmati beras plastik
Mari kita main bola plastik
Agar kepala kita tidak peyang sebagaimana bola plastik yang mudah peyang

Marilah kemari hei pak menteri
Kita bermain bola dimeja makan klab-klab tanpa piring tanpa nasi
Piring yang sampeyan pecahkan dengan hati yang buta
Buta karena urusan sesendok nasi politik

Oh pak menteri
Balabola dan malabola telah tercipta ditanganmu
Apakah tangan tuhan ikut bekerja ditanganmu?
Ora mungkin! Ora mungkin!

Ah, pak menteri
Tangan tuhan hanya ada di golnya Maradona
Tapi tangan sampeyan telah membuat bolaku jadi peyang
Sepeyang ampyang yang tersaji di sarapan pagi pesepak bola

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun