Mohon tunggu...
KOMENTAR
Money Pilihan

Belajar Bisnis dari Pedagang Kecil Pinggir Jalan

23 Juli 2020   22:52 Diperbarui: 23 Juli 2020   22:41 1520 22
Setiap hari minggu saya sering ke pasar ikan dan sayur untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Dalam perjalanan pulang dari pasar, saya membelokkan sepeda motor saya ke tempat pedagang yang menjual buah pisang.

Namanya Supri (kita panggil bang Supri), usianya hampir sama dengan saya sudah 39 tahun. Bang Supri pedagang kecil, dia menjual buah pisang di pinggiran jalan.

“Berapa sewa tempat ini bang?” Tanya saya pada bang Supri. “Saya cuma sewa tanah, 250 ribu per bulan. Sedangkan pondok ini saya buat sendiri”. Jawab bang Supri.

Untuk membuka usahanya di pinggiran jalan, bang Supri harus menyewa tanah kepada yang punya tanah. Sedangkan tempat atau pondok untuk berdagang dibuat sendiri oleh bang Supri.

Buah pisang yang sudah masak digantungkan di atas paku-paku pada tempat usaha bang Supri, sehingga sangat kelihatan dari jauh jika tempat ini menjual pisang yang sudah masak. Selain menjual pisang yang sudah masak, bang Supri juga menjual pisang mentah, alasannya pisang mentah untuk dibuat keripik.

Suka Duka Pedagang Kecil

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun