Mohon tunggu...
KOMENTAR
Catatan

Putusan Hakim PN Selayar Dibalas Teriakan Miring Keluarga Korban

26 Mei 2011   19:08 Diperbarui: 26 Juni 2015   05:10 216 0
Terjadi keributan diruang sidang utama Pengadilan Negeri Selayar beberapa saat setelah ketua majelis hakim dalam perkara pidana No.52/Pid/B/2011 Suranto SH.MH memukulkan palu tanda selesainya perkara ini pada peradilan tingkat pertama tanpa memberikan waktu kepada terdakwa serta Jpu  serta Korban apakah menerima atau tidak menerima atau pikir pikir seperti biasanya pada sejumlah proses  sidang perkara di penagadilan yang selama ini terlaksana, sontak sejumlah suara terdengar yang arahnya dari arah keluarga korba Fatmawati. Suasana semakin gaduh saat  kakak dan tante Fatmawati berteriak bahwa Hakim Di Pengadilan Selayar tidak adil" dan keputusan hakim dinilai berbau suap " . Malah Amirudin, Paman dari Fatmawati dengan tegas menyatakan tidak akan pernah diam dan tidak akan pernah berdamai kepada siapa saja yang telah mencoreng nama keluarga.  Bila di hakim di dunia ini menyatakanbahwa ini hanya perkara ringan namu kami sebagai mat beragama Islam menyatakan bahwa apa yang mereka telah lakukan adalah sebuah perbuatan keji dan lebih besar dosanya dari pembunuhan. Bayangkan saja malunya keluarga Kami, karena kemanakan dan adik kami Fatmawati disebut dan diedarkan informasi bohong berbau fitnah, dengan menyebarkan bahwa Fatmawati Hamil dan telah  berhasil digugurkan pada seorang dukun beranak. Inikan telah membuat kami terpukul dan malu. Ini pelangaran adat dan Siri" yang  bagaimanapun akan kami pertaruhkan sekalipun nyawa melayang,ujar Amir. Bagaimana kalau saudara perempuan di Khabarkan telah hamil akibat disetubuhi laki laki yang bukan suaminya ? Amir balik bertanya. Saya tidak tahu mau bilang apa lagi Pak, karena yang menjadi pelaku dalam kasus ini ada seorang guru di desa kami berinisial R , bagimana R mengajar bila dirinya saja tidak bisa membedakan bahwa apa yang telah disebarkan ke warga adalah fitnah yang bikin kami malu sekeluarga. Fatmawati yang di fitnah saat ini terpaksa tidak lagi seceria dulu, pekerjaannya sebagai bendara kantor desa Kahu kahu terbengkalai dan sejak kejadian 2 bulan lalu terlihat sering menyendiri akibat menghindari rasa malu kepada warga desa yang terus menggunjingkannya, malah ada yang kemudian menyebarkan melalui sms hingga ke tetangga daerahnya. kalu mau jujur Pak, seharusnya kita harus membantu Fatmawati yang telah yatim, bukan malah menghardik bathinnya seperti ini, kunci Amir.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun