Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Puisi: Paradiso

9 Desember 2021   08:48 Diperbarui: 9 Desember 2021   08:58 124 26
Paradiso

Ketika gelap mengitari sekeliling semesta
Dan tak ada sama sekali yang nampak di mata
Semua hal menjadi sia-sia

Segala yang tergenggam, menjadi tanggal
Seketika yang terpendam, menjadi tinggal
Semua pikiran, mewujud ke Yang Tunggal

Dalam pada gulita itu
Menjelma hadir pembawa cahaya
Orang-orang menyebutnya ahli surga

Sungguh telah menjadi terlambat
Untuk meraih tangan pembawa sinar berkat
Masa telah purba, kini Ia hanya sekadar pengingat

Tak ada lagi tersisa
Selain sesal yang sia-sia
Dan bekal tak seberapa

Menuju lembahnya
Menyusuri sungainya
Orang-orang pantas saja, yang istikamah menempuh jalan Nya

Penajam Paser Utara, 17.11.2021
Ali Musri Syam Puang Antong

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun