Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Balada Negeri Asap-asap

25 Desember 2019   21:42 Diperbarui: 27 Desember 2019   17:30 10 1
datang sini biar kuceritakan dan kaupun merasakan

tentang matahari yang terik
udara diam angin tak bergerak
kabut kelabu berabudebu  
Sumuk!

tentang tensi tinggi mata pedih hati perih
juga napas sesak dan hidup yang rusak

datanglah kemari Tuan
jangan duduk manyun disana
di ruang berase dan menonton tivi berita siang
lalu berkata (culas),  "Asapnya belum parah kok.."

belum parah apamu?!
ini: bencana, bangsat!

ini: tragedi, laknat!
sekali setahun menerpa kami menimpa negeri kami
seolah-olah itu biasa
seakan-akan itu lumrah
--padahal hanya karena Telengas yang lalai bertugas!

Duri, 24/09/2019

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun