Mohon tunggu...
KOMENTAR
Hobby Pilihan

Menulis Tanpa Hambatan

22 Agustus 2022   21:20 Diperbarui: 22 Agustus 2022   21:27 137 4
Teman-teman pernahkah menulis tanpa hambatan. Ibaratnya menulis semudah bernafas?

Kalau kita bernafas secara natural maka akan terasa mudah. Namun jika kita bernafas ada yang dirasakan maka akan terasa berat.

Menulis usahakan fokus menulis, tidak usah memikirkan baik buruknya. Tetap menulis dulu jangan dicampur dengan mengedit, jika ini dilakukan maka menulis akan terasa berat.

Beberapa contoh latihan menulis, antara lain :

1. Menulis kegiatan anda kemarin. Bagaimana caranya, ingat-ingat saja dan tuliskan tanpa berfikir. Tuliskan saja apa yang telah terjadi kemarin tanpa harus berfikir mengedit.

2. Menulis rencana besok pagi. Tuliskan kegiatan yang akan kita lakukan besok pagi. Awalnya hanya mengingat atau merencanakan, lalu dituangkan dalam tulisan. Setelah tulisan selesai baru diedit.

3. Membaca satu buku, tidak perlu semua, cukup satu bagian saja. Kemudian tulis ulang. Boleh dengan bahasa sendiri atau meringkasnya, sampai menjadi tulisan.

4. Membaca satu artikel, lalu tulis ulang. Kita ambil artikel diblog atau dimana lakukan mulai dari membaca, mengerti, lalu menulis ulang ulang

5. Mengikuti sebuah forum, misalnya: forum diskusi, seminar, pengajian atau forum-forum lainnya. Setelah forum itu selesai, maka tuliskan ulang hal-hal apa saja yang telah disampaikan pada forum tersebut.

6. Mendengarkan cerita, misalnya: cerita dari suami / istri, cerita dari anak atau dari siapapun, setelah itu tuangkan cerita itu dalam sebuah tulisan.

7. Melihat satu film, lalu tuangkan isi / inti dari film itu ke dalam sebuah tulisan.

8. Tuliskan riwayat hidup anda atau keluarga anda. Tuliskan saja, sesuai dengan cerita anda ataupun cerita orang-orang di sekitar anda.

9. Tuliskan kisah pertama bertemu dengan pasangan anda, karena di situ ada sebuah kesan yang tersimpan lama dalam ingatan. Maka tuliskankan saja tanpa harus berfikir mengedit.Sesuatu yang berkesan pasti akan mudah untuk mengungkapkannya menjadi sebuah tulisan.

10. Tuliskan kesulitan-kesulitan dalam menulis, maka tulis saja apa yang menyebabkan kesulitan-kesulitan sehingga akan mendapatkan solusi.

Ke sepuluh hal di atas merupakan tema yang dapat digunakan untuk latihan menulis semudah bernafas. Maka menulislah tanpa harus berfikir.

Ketika 10 hal itu juga masih belum mampu membuat menulis semudah bernafas, maka ada formula lain menurut ustadz Cahyadi, yaitu: BRT ( bicara, rekam, transkrip). Hal pertama yang harus dilakukan adalah bicara, bicara hal-hal yang baik tentunya, kemudian jangan lupa direkam, setelah proses itu selesai maka buatlah transkrip. Jangan pernah berfikir tentang bagus atau tidaknya tulisan itu, di sukai atau tidak, yang penting mampu menulis dengan cepat, lancar, tanpa kendala dan beban. Pokoknya ditulis saja, sebab jika difikir akan seperti orang yang sesak nafas.

Kesimpulannya : bagaimana menulis semudah bernafas adalah dengan menerapkan hal-hal berikut:
1. Memisahkan antara aktifitas menulis dan mengedit.
2. Berkonsentrasi untuk menulis.
3. Merutinkan menulis setiap hari

(Belajar bersama pak Cahyadi di pembelajar Alinea)

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun