Mohon tunggu...
KOMENTAR
Lyfe Pilihan

Omahe Bianca Sebuah Persembahan Manis

6 November 2017   22:08 Diperbarui: 6 November 2017   22:22 1933 1
"Oh, Ibu tenang sudah lekas seka air matamu, sembapmu malu dilihat tetangga.
Oh, ayah mengertilah. Rindu ini tak terbelenggu. Laraku setiap teringat peluknya.
Kamarnya kini teratur rapi. Ribut suaranya tak ada lagi.
Tak usah kau cari dia tiap pagi.
Dan jika suatu saat buah hatiku, buah hatimu.
Untuk sementara waktu pergi.
Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah.
Kita berdua tahu, dia pasti. Pulang ke rumah.
Kamarnya kini teratur rapi. Ribut suaranya tak ada lagi.
Tak usah kau cari dia tiap pagi.
Dan jika suatu saat buah hatiku, buah hatimu.
Untuk sementara waktu pergi.
Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah.
Kita berdua tahu, dia pasti. Pulang ke rumah" (Banda Neira)

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun