Mohon tunggu...
KOMENTAR
Sosbud

Tidak Ikuti Standar Penerbangan Global, Indonesia Rawan Kecelakaan Pesawat

29 September 2011   14:44 Diperbarui: 26 Juni 2015   01:30 435 2
[caption id="attachment_134029" align="aligncenter" width="620" caption="Pesawat Casa 212 (www.kompas.com)"][/caption]

Jakarta-Setidaknya sudah 4 kali kecelakaan Pesawat di Indonesia tahun 2011 ini, pada bulan Februari 2011 sebuah pesawat Casa jatuh dipulau Bintan, menewaskan 5 orang Penumpang, pada bulan Mei 2011 pesawat Xian MA 60 membawa 25 penumpang dan awak jatuh di Provinsi Papua, menewaskan semua penumpang dan awak dan pada awal September 2011 Pesawat Cessna mengalami hal yang sama, dan yang saat ini sedan dilakukan evakuasi kecelakaan Pesawat Nusantara Buana Air tujuan Kutacane, Aceh Tenggara.

Pesawat Casa 212 yang membawa 14 penumpang dan 4 awak tersebut berangkat dari Bandara Internasional Polonia Medan pukul 07.00 dai dijadwalkan tiba di Kutacane pukul 08.00, mengalami kecelaakaan di sebuah Gunung

Sebagaiman dilaporkan Kompas.com bahwa rentang tahun 2005 dan 2010, tercatat ada 33 kecelakaan penerbangan di Indonesia dan hanya satu kecelakaan pada 2011. Indonesia sebenarnya menyumbang 1,4 persen penumpang pada lalu lintas global, tetapi sementara ini menyumbang lebih dari 4 persen kecelakaan dalam catatan kecelakaan penerbangan dunia.

Fakta ini membuat Indonesia dinilai gagal dalam memenuhi standar global keselamatan penerbangan demikia dinayatakan Federal Aviaton Administration Amerika Serikat pada keterangan Persnya di Jakarta sebagaimana dilaporkan media online Daily Herald (29/9/2011).

Sumber :

Kompas

Daily Herald

Bandung, 29 September 2011

Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan (Adi Supriadi), Direktur Rabbani Hamas Institute Indonesia, dapat dihubungi 085860616183 / YM : assyarkhan / FB : adikalbar@gmail.com / Twitter : @assyarkhan / GoogleTalk : adikalbar / Skype : adikalbar / PIN BB : 322235A9

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun