Mohon tunggu...
KOMENTAR
Birokrasi

Kebijakan Tidak Populer tapi Berdampak Jangka Panjang

4 Juni 2019   00:29 Diperbarui: 4 Juni 2019   00:46 144 0

Tulisan ini merupakan tulisan yang murni persepsi penulis tentang kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Frans Manery / Muhlis Tapi-tapi (FM-Mantap), kebijakan yang terkesan kurang populer terus diambil oleh pemerintahan FM-Mantap, di kala pimpinan daerah lainnya justru mengambil kebijakan yang populer untuk menjaga citra dan popularitas di mata rakyat atau dimata pendukungnya; kebijakan yang menurut penulis kurang populer namun berdampak jangka panjang, seperti menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di daerah yang jauh dari pusat kota, misalnya pada tahun pertama pemerintahan dibangun jalan lapen sepanjang 11 Km di daerah loloda kepulauan, pada tahun ke dua justru kebijakan yang diambil adalah membangun jalan sepanjang 94 Km dari Salimuli-Ngajam-Apulea secara Multy Years atau tahun jamak, anggaran yang diserap untuk pembangunan jalan ini hampir 300 Milyar yang ditargetkan akan selesai pada pertengahan tahun depan, jika jalan ini selesai (Hotmix) maka jalan akan menghubungkan langsung pusat kota dengan desa ter-utara dari kabupaten Halmahera Utara yaitu desa Apulea, jika membandingkan data penanganan jalan sejak kabupaten Halmahera Utara dipimpin bupati defenitif, dari tahun 2005-2015 nilai penanganan jalan adalah sekitar 394 Milyar, sedangkan dibawah pemerintahan FM-Mantap yang baru berjalan 3 tahun, nilai untuk penanganan jalan adalah sekitar 479 Milyar, atau lebih sekitar 20% dari 10 tahun pemerintahan yang lalu.

KEMBALI KE ARTIKEL