Mohon tunggu...
KKN UM PAGEDANGAN
KKN UM PAGEDANGAN Mohon Tunggu... KKN UM DESA PAGEDANGAN 2019

KKN UM Desa Pagedangan tahun 2019

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, KKN UM Pagedangan Adakan Sosialisasi Bahaya NAPZA dan Seks Bebas

11 Juli 2019   14:11 Diperbarui: 11 Juli 2019   14:41 17 0 0 Mohon Tunggu...

Tidak dipungkiri lagi, Indonesia dikatakan sebagai Negara Darurat Narkoba. Hampir seluruh pelosok nusantara sudah terjamah dengan benda haram tersebut. Narkoba yang masuk dalam golongan NAPZA atau narkoba, alkohol, psikotropika, dan zat aditif memiliki bahaya yang utama yakni ketergantungan. Sekali mencoba, tidak menutup kemungkinan akan ada yang kedua, ketiga, dan akhirnya tidak bisa terlepas dari jeratannya. NAPZA merupakan bahan atau zat yang apabila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga bilamana disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa, dan fungsi sosial. 

Mayoritas sasaran yang dituju oleh pengedar NAPZA adalah para remaja dan anak-anak. Pengetahuan yang setengah-setengah tentang bahaya-bahaya penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja dan anak-anak membuat mereka tidak berpikir panjang lagi untuk mencoba-coba barang haram tersebut. Tak hanya NAPZA, yang sering kali menjadi "gandengan" dari NAPZA yaitu Seks Bebas, yang menjadi pemicu rusaknya generasi muda Indonesia.

Oleh karena itu, kelompok mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang mengadakan program kerja yaitu Sosialisasi Bahaya dan Penanggulangan Penggunaan NAPZA dan Seks Bebas di Desa Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda pemudi karang taruna di Desa Pagedangan dan tak ketinggalan ibu-ibu PKK di Desa Pagedangan.

Pada Kamis, 27 Juni 2019 sekaligus untuk memperingati Hari Anti Narkotika Internasional yang jatuh pada tanggal 26 Juni, diadakanlah program kerja ini yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pemuda pemudi di Desa Pagedangan tentang bahaya NAPZA dan Seks bebas serta dampa buruk yang akan ditimbulkannya, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya membentengi diri dari hal-hal yang berbau NAPZA dan Seks Bebas.

Program kerja ini bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, dengan mengundang narasumber yaitu Bapak Indra Sutrisno, S.T. dan Ibu Ninik. Beliau menjelaskan mengenai jenis-jenis NAPZA serta bahaya yang akan ditimbulkan, narkoba yang dapat memberikan efek kecanduan pada penggunanya, serta penanggulangan ketergantungan narkoba bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar. Pun juga dengan bahaya dari seks bebas.

"Bagi korban penyalahgunaan narkoba pengobatan dapat dilakukan dari dua sisi, yang pertama dari sisi medis yaitu melepaskan ketergantungan pengguna secara fisik, lalu yang kedua dari sisi sosial", ujar Bapak Indra Sutrisno, S.T.

Acara ditutup dengan melakukan deklarasi yang menyatakan bahwa masyarakat Desa Pagedangan setuju untuk melawan narkoba dan seks bebas yang diwakili oleh pemuda pemudi karang taruna dan kelompok PKK Desa Pagedangan dengan menandatangani banner Anti Narkoba Dan Seks Bebas.

VIDEO PILIHAN