Mohon tunggu...
KKN 297 PUJERBARU
KKN 297 PUJERBARU Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Universitas Jember

Mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

KKN UMD 2022 Bersama Warga Desa PujerBaru Melaksakan Pembuatan Asap Cair

14 Agustus 2022   20:24 Diperbarui: 14 Agustus 2022   20:25 39 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Asap cair (liquid smoke) adalah salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan baik pangan maupun nonpangan (Kasim et al., 2015). Asap cair didapatkan melalui tahap kondensasi atau pengembunan biomasa dari proses pirolisis. Asap didapatkan dengan melibatkan reaksi oksidasi, polimerisasi dan kondensasi. Reaksi tersebut terjadi ketika proses pembakaran, yaitu ketika komponen kimia dari kayu, antara lain selulosa, hemiselulosa dan lignin akan melalui tahap pirolisis menghasilkan berbagai senyawa, contohnya fenol, asam dan karbonil, yang mana senyawa-senyawa tersebut memiliki efek sebagai antibakteri, antimikroba dan antioksidan (Putri et al., 2018; Hendra et al., 2014).

Asap cair dapat diperoleh dengan cara mengkondensasikan atau mengembunkan biomassa dari proses pirolisis. Proses pirolisis merupakan proses penguraian yang tidak teratur dari bahan-bahan organik atau senyawa kompleks menjadi zat dalam tiga bentuk yaitu padatan, cairan dan gas yang disebabkan adanya pemanasan tanpa terhubung dengan udara luar pada suhu yang cukup tinggi dengan proses pembakaran (Sinadia et al., 2019). Proses pirolisis melibatkan berbagai proses reaksi yaitu dekomposisi, oksidasi, polimerisasi dan kondensasi. Dengan proses pirolisis itulah, dapat menghasilkan asap cair yang bertingkat.

Asap cair dapat dikategorikan dalam 4 tingkatan sesuai kualitasnya dan ditandai pada tingkat kejernihannya. Mulai dari Grade 3, Grade 2, Grade 1 dan Premium. Semakin jernih atau bening asap cair tersebut, maka semakin tinggi Gradenya. Semakin tinggi kemurnian atau grade dari asap cair, semakin tampak jernih dan semakin tinggi konsentrasi kandungannya. Karena manfaatnya yang beragam, mahasiswa KKN UMD 2022 Kelompok 297 membuatnya bersama-sama dengan warga.

Dengan alat Pirolisator sederhana yang dibuat oleh mahasiswa, digunakan sebagai sarana awal untuk membuat asap cair. Dengan menggunakan bahan-bahan dari limbah hasil perkebunan warga, seperti batang tembakau kering dan kayu serta dedaunan kering masyarakat mendapatkan beberapa botol asap cair. Yang digunakan oleh warga sebagai pestisida untuk sawah dan kebun mereka, sehingga tidak perlu lagi membeli pestisida.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan