Mohon tunggu...
Kitong Bisa
Kitong Bisa Mohon Tunggu...

Kitong Bisa adalah sebuah konsultan nonprofit yang bergerak dalam bidang pendidikan, konsultasi manajemen, event organizer, dan juga CSR adviser. Kitong Bisa didirikan di Papua pada tahun 2009, dan saat ini, jangkauan areanya sudah beredar di seluruh Indonesia, bahkan hingga Vietnam. Kitong Bisa saat ini juga berpartner dengan sebuah perusahaan IT Solution and Apps Developer, untuk membuat berbagai produk teknologi, khususnya yang membantu proses pendidikan.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Pentingnya Bahasa Inggris dalam Perkembangan Pendidikan dan Karir

31 Maret 2017   15:15 Diperbarui: 31 Maret 2017   16:16 8662 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pentingnya Bahasa Inggris dalam Perkembangan Pendidikan dan Karir
Dokumentasi Pribadi

Sebagai sebuah organisasi yang mewadahi anak-anak muda di Indonesia, maka sejatinya, anggota-anggota, baik sukarelawan, staff dan mitra berhak mendapatkan perkembangan baik secara pengetahuan dan keahlian yang diberikan oleh Kitong Bisa. Mempertimbangkan hal tersebut, maka pada tahun 2017, dalam perencanaan tahunannya, Kitong Bisa memutuskan untuk menambah pengembangan bahasa inggris, sebagai salah satu keahlian yang harus dipenuhi oleh organisasi ini.

Bahasa inggris dirasa penting karena ini bukan sekedar bahasa asing, akan tetapi bahasa global yang harus dikuasai, apabila kita ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi tentang banyak hal, atau ketika kita ingin menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi, ataupun bahkan sesederhana memperoleh pekerjaan bahkan di tingkat nasional sekalipun. Banyak sekali orang pintar yang akhirnya tidak berkembang secara karir, maupun karya-karyanya tidak terlihat karena ketidak mampuan menunjukkannya ke publik, baik melalui media masa, maupun jurnal-jurnal yang mengharuskan bahasa inggris.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Pengalaman beberapa senior staff Kitong Bisa yang menempuh pendidikan di Luar Negeri menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak Indonesia tidak memiliki kemampuan berbahasa Inggris, baik tertulis, bicara, maupun secara informal untuk berinteraksi sehari-hari. Di kelas, saat anak-anak dari negara lain seperti Malaysia, Singapore, Amerika, Australia dan Filipin cas cis cus, berdiskusi produktif dengan dosen dan bahkan berargumen secara intens dengan rekan di kelas sehingga menambah kemampuan berpikir kritis mereka, anak-anak Indonesia cenderung terdiam di kelas, tidak berani berbicara dan malu mengutarakan pendapatnya. Padahal esensi untuk ke luar negeri adalah memperoleh wawasan lebih dengan penambahan pengalaman dan melatih berpikir kritis. Tanpa kemampuan bahasa inggris yang memadai, maka mereka akan kesulitan bukan hanya hidup, tetapi juga mengumpulkan lebih banyak lagi informasi untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mereka.

Ketika seseorang bicara bahasa inggris, itu bukan untuk sok-sokan keren, bukan, tetapi kebutuhan. Ada yang tau kenapa TKW Filipina di bayar lebih mahal daripada Indonesia? bahkan dianggap lebih pintar? Karena TKW Indonesia kemampuan bahasa inggrisnya dibawah Filipina, yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa kedua. Mengapa lebih banyak engineer Malaysia dan Singapore di seluruh Industri di ASIA secara keseluruhan, dibandingkan dengan Indonesia? Karena mereka berbicara bahasa inggris sebagai bahasa utama. Industri-industri multinasional tentunya menggunakan bahasa inggris sebagai lingua franca untuk kegiatan operasionalnya sehari-hari. Salah satu staf Kitong Bisa yang bekerja penuh waktu di Industri Migas melihat sendiri bagaimana karir insinyur Indonesia di perusahaan multinasional cenderung terhambat karena kemampuan berbicara bahasa inggris yang terbatas, dibanding insinyur dari negara-negara lain.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Mengingat hal kritis tersebut, dan keinginan untuk memecahkan rantai masalah ini, harapan besar dari Kitong Bisa adalah bahwa anggota, staf dan volunteer yang bekerja disini, mengalami peningkatan kemampuan bahasa inggris, sehinggat ketika nanti mereka melanjutkan karir dan aktifitas mereka di luar Kitong Bisa. Pada tanggal 28 Maret lalu, mereka berkumpul di Coffee Shop, dan berinteraksi dan berbincang dalam bahasa inggris, dengan topik yang sudah ditentukan sebelumnya. Mereka juga melakukan simulasi bagaimana membuat iklan untuk menarik investor dalam berinvestasi di suatu negara tertentu menggunakan bahasa global ini, dan uniknya, sang investor yang ditunjuk adalah pengunjung acak yang dipimpin oleh instruktur Kitong Bisa pada malam ini.

Untuk anda semua yang ingin bergabung dalam club bahasa inggris ini, boleh email ke kami: kitongbisa@gmail.com. Kami akan merespons dan memasukkan ke dalam list partisipan kami. Mari belajar bahasa inggris secara fun!

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
#evenyoucanmakeachange

VIDEO PILIHAN