Mohon tunggu...
Khadeejannisa
Khadeejannisa Mohon Tunggu... Administrasi - Karyawan swasta

بسم الله Menulis adl caraku berbagi dan bercerita

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Apa Untungnya Menjalani Frugal Living?

1 Agustus 2022   19:28 Diperbarui: 1 Agustus 2022   19:39 76 6 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi: pixabay.com

Diambil dari serapan bahasa Inggris "Frugal" yang artinya hemat. Frugal living adalah lifestyle, konsep yang menjadikan seseorang mengkonsumsi barang dan jasa sesuai dengan memprioritaskan kebutuhan semata. Sedikit berbeda dengan gaya hidup  "minimalis" yang mempertimbangkan segala sesuatu secara ekonomis dan banyak membatasi diri. 

Kaum pengikut trend frugal living masih bisa mengikuti trend yang happening dengan budget yang terkendali. Sebenarnya bermanfaat untuk stabilitas kondisi finansial dan ketenangan batin juga. Terutama bagi kaum muda mudi yang gemar hedon untuk mendapat banyak likes dan followers di sosmed. 

Dahulu ketika baru memasuki fase awal dunia kerja, saya pernah melewati fase "single and happy" yang beralibi apa saja asalkan bahagia. 

Gajian yang habis untuk memenuhi kebutuhan pribadi, entertaintment,  mentraktir teman, membantu keluarga dan tak lupa selalu berusaha mengikuti trend. Alhasil hampir tidak memiliki punya tabungan cukup dan kebingungan ketika ada keperluan mendesak yang bersifat darurat. 

Kemudian beralih ke fase "prihatin" dengan mengencangkan ikat pinggang dan memakai kacamata kuda. Kondisi ini juga tak sepenuhnya benar karena lama kelamaan saya merasa jenuh dan tertekan. Finally, saya sampai juga di fase "hidup hemat" yang cukup menenangkan dan menyenangkan.

Sebagaimana pekerja kantoran biasa yang hanya menerima gaji sebulan sekali. Saya harus pandai mengatur strategi keuangan demi masa depan. Pemenuhan kebutuhan bulanan yang dituntut lebih efektif dan efisien. Mengkonsumsi produk berkualitas dengan harga miring melalui berburu promo JSM (Jumat-Sabtu-Minggu) atau mengumpulkan kupon-kupon discount. 

Mencermati range harga barang di pasar modern vs pasar tradisional. Memanfaatkan barang-barang substansi jika diperlukan. Menabung untuk membeli barang secara cash daripada kredit berbunga. 

Tetap bisa modis tanpa harus beli baju baru dengan modifikasi mix n match koleksi lama disesuaikan dengan mode saat ini. Memasak atau beli di luar asalkan harganya masuk akal. Mencari pendapatan sampingan untuk tambahan penghasilan. 

Dan terakhir menabung atau ikut arisan untuk celengan dana darurat. Sesekali saya pun merasakan sangat ingin membeli barang atau bepergian yang sedikit mewah, namun kembali mengendalikan diri dan tidak mudah terhanyut suasana. 

Menimbang dengan seksama apakah hal tersebut benar-benar bermanfaat dan dibutuhkan? Apakah ada alternatif lain yang dirasa lebih menguntungkan? Ataukah bisa ditunda sementara waktu hingga indah pada waktunya? mengingat memerlukan dana melakukan sesuatu? 

Jika saya berhasil melewatinya dengan baik maka akan merasakan bangga dan kepuasan tersendiri.  Terbukti frugal living bikin hidup jadi lebih terarah dan bahagia.*deeja

Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan