Ekonomi

Pengujian Hipotesis Mediasi dengan Prosedur Sobel Test

12 Februari 2018   14:16 Diperbarui: 12 Februari 2018   14:41 2019 0 0
Pengujian Hipotesis Mediasi dengan Prosedur Sobel Test
dokpri

VJudul: Pengaruh Keadilan Organisasi terhadap Komitmen Organisasi dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi.

Pengujian hipotesis mediasi atau intervening dilakukan dengan prosedur yang dikembangkan oleh Sobel (1982) dan dikenal dengan uji Sobel (Sobel test) (Ghozali, 2011).  Uji Sobel dilakukan dengan cara menguji kekuatan pengaruh tidak langsung X1 ke Y. Pengaruh tidak langsung X1 ke Y lewat X2 dhitung dengan cara jalur X1-X2 (a) dengan jalur X2-Y (b) atau ab. Jadi  koefisen ab= (c-c1) dimana c adalah pengaruh X1 terhadap Y tanpa mengontrol X2. Sedangkan c1 adalah koefisien pengaruh X1 terhadap Y setelah mengontrol X2. Standar error kefisien a dan b ditulis dengan Sa dan Sb dan besarnya standar eror pengaruh tidak langsung (indirect effect) adalah Sab yang ditulis dengan rumus :

Uji signifikansi pengaruh tidak langsung, dilakukan dengan menghitung nilai t dari koefisien ab dengan cara

dokpri
dokpri

Nilai t hitung dibandingkan dengan nilai tabel, jika t hitung > nilai t tabel maka dapat disimpulkan terjadi pengaruh mediasi. Untuk menjelaskan variabel mediasi pada penelitian ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini

dokpri
dokpri

Gambar diatas  X1 mewakili variabel keadilan organisasi, X2 mewakili variabel kepuasan kerja dan Y mewakili komitmen organisasi. Pada gambar panel A, variabel X1berpengaruh langsung terhadap Y atau sering disebut dirrect effec,sedangkan pada gambar panel B dan C, menggambarkan bentuk mediasi sederhana yaitu ada pengaruh tidak langsung X1menuju Y melalui X2 sebagai variabel mediator. 

Hubungan sederhana antara X1dan Y sering disebut dengan total effect(pengaruh total) dengan nilai koefisien total effectadalah c (Panel A). Koefsien c ini berbeda dengan koefisien c1, koefisien c1 merupakan koefisien pengaruh langsung dari X1menuju Y setelah mengendalikan X2 (Panel B dan C).

Ringkasan uji hipotesis

Variabel
Unstandardized
Coefficient
T hitung
Sig.
R
 
 
R  Square
B
Std.
Error
Konstan

29,623

5,749

5,153

0,000



Keadilan organisasi

0,030

0,110

0,273

0,000

0,543

0,295

Kepuasan kerja

0,525

0, 122

4,318

0,786

0,543

0,295

dokpri
dokpri

Diagram jalur di atas menunjukkan anak panah dari model 1 ke kepuasan kerja  yang menunjukan  jumlah variancevariabel kepuasan kerja yang tidak dijelaskan oleh keadilan organisasi. Kemudian model kedua menunjukkan komitmen organisasi menunjukkan variancekomitmen organisasi yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel keadilan organisasi dan kepuasan kerja.

Setelah melihat persyaratan untuk menentukan adanya pengaruh mediasi secara statistik, maka untuk mengetahui besarnya pengaruh langsung, tidak langsung dan total dari masing--masing variabel, diperlukan perhitungan dari nilai koefisien beta pada standardizid coefficient yaitu sebagai berikut:

  • Pengaruh langsung (KO ke KOM)                                       =  0, 362
  • Pengaruh tidak langsung (KO ke KOM mlalui KK)      =  0, 346
  • Pengaruh total                                                                             =   0, 708

Pengaruh tidak langsung 0,346 diperoleh dari perhitungan 0,361 dikalikan 0,549. Untuk mengetahui hipotesis berpengaruh positif dan signifikan, maka dapat dilihat dari perhitungan menggunakan Sobel Testsebagai berikut:

Keterangan :

untitled-1-5a807f99dd0fa81bc81380f2.jpg
untitled-1-5a807f99dd0fa81bc81380f2.jpg



dokpri
dokpri

  Oleh karena itu nilai t hitung 5,449 lebih besar dari t tabel dengan tingkat signifikansi 0,05 yaitu sebesar 1,672, dan memiliki koefisien mediasi 0,345 signifikan yang berarti ada pengaruh mediasi. Dari hasil perhitungan t tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengaruh mediasi pada penelitian ini positif dan signifikan. Variabel dalam pengaruh mediasi dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja