Mohon tunggu...
Muhammad Adib Mawardi
Muhammad Adib Mawardi Mohon Tunggu... Lainnya - Sinau Urip. Nguripi Sinau.

Profesiku adalah apa yang dapat kukerjakan saat ini. 😊

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Jajanan yang Laris Manis di Kala Anjangsana Lebaran

9 Mei 2022   19:30 Diperbarui: 9 Mei 2022   19:32 621
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi jajanan lebaran (dokpri)

Begitu menerima dan membuka paket lebaran ini, dalam hati saya langsung menggumam, lumayan untuk suguhan lebaran besok.

Benar-benar di luar dugaan, wafer cokelat yang biasanya kurang begitu digemari ketika saya sajikan di atas meja ini, nyatanya menjadi camilan yang pertama kali hampir habis isinya ketika dinikmati oleh salah satu rombongan tamu yang datang ke rumah.

Hati saya pun menjadi sangat sumringah, sebab sudah ada yang membantu untuk lekas menghabiskan jajanan. Bagi saya keadaan ini tentu sangat menguntungkan ketimbang kondisi makanan itu kurang tersentuh dan pada akhirnya akan melempem akibat wadahnya terlalu lama terbuka.

Dan karena isi dalam kaleng tersebut hanya menyisakan beberapa biji wafer saja, maka saya pun terpaksa harus memundurkannya lebih awal demi menjaga kepantasan sajian yang berada di atas meja.

Kacang Goreng
Jajanan berikutnya yang laris manis dinikmati oleh para tamu di kala lebaran ini adalah kacang goreng. Sama sekali di luar perkiraan, jajanan sederhana yang satu ini ternyata masih menjadi salah satu pilihan yang sangat digemari oleh para tamu.

Padahal, jika boleh memilih, saya pasti akan menghindari makanan yang cukup keras ini karena jumlah gigi geraham saya yang tak lagi lengkap, seperti kondisinya ketika saya masih remaja.

Mungkin saja karena mereka yang bertamu ke rumah mayoritas adalah anak-anak dan remaja, maka mereka pun lebih memilih makanan yang terkesan menantang bagi ketajaman gigi-gigi mereka. Dan pada kesempatan tersebut kacang goreng adalah sasarannya.

Sedikit tambahan cerita. Larisnya suguhan kacang goreng ini tidak luput dari peran anak sulung saya. Sebab beberapa hari sebelum lebaran tiba, dia begitu antusias untuk membantu mewadahi kacang goreng yang sebelumnya berada dalam plastik yang berukuran satu kiloan.

Dengan sangat telaten ia menyendok dan memasukkan kacang-kacang ini ke dalam plastik-plastik klip yang berukuran kecil. Tujuan kami melakukan hal ini adalah agar kerenyahan kacang tetap terjaga.

Selain itu, dengan adanya kemasan-kemasan plastik klip kecil ini juga menjadikan kacang yang sudah tampil menarik itu akan terpelihara kebersihannya dari ragam sentuhan tangan yang belum tentu sama tingkat higienitas-nya.

Melihat "dagangan" kacang goreng ini laris manis, ingin sekali saya berkata padanya, "Tak sia-sia jerih payahmu membungkus kacang goreng ini, Nak!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun