Mohon tunggu...
Sam Kamuh
Sam Kamuh Mohon Tunggu... Editor

Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar, tapi milik mereka yang senantiasa berusaha.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Membuka Jalan

24 September 2019   02:39 Diperbarui: 24 September 2019   03:57 0 0 0 Mohon Tunggu...

Seorang lelaki genius berusia 60 tahun, Pierre-Paul de Riquet memulai proyek termegah dalam hidupnya ketika sebagian besar orang pada usianya berpikir pensiun.  Pada abad ke-17, insinyur Prancis pemberani ini memiliki ide untuk membangun kanal melalui Perancis dari Mediterania ke Atlantik.

Karena pemerintah menolak untuk menanggung biaya proyek raksasa itu, dia menanggung sendiri proyek besar itu.

Desain kanal Riquet  meliputi tanjakan ke suatu titik lalu kemudian menurun ke arah lain, seperti melewati jembatan, sedangkan sebagian besar kanal yang ada saat itu hanya menurun. 

Desain ini dimaksudkan untuk menghemat waktu sekaligus membantu kapal agar terhindar dari bajak laut yang bersembunyi di selat Gibraltar.  Kanal ini juga akan membantu perekonomian Mediterania ke Atlantik.

Dengan sekop dan peralatan primitif yang ada, 12.000 buruh bekerja selama 14 tahun dari tahun 1666 hingga 1681 untuk menciptakan kanal yang sangat panjang.

Selama pembangunannya, Pierre-Paul Riquet mengawasi seluruh proyek ini.  Kanal selebar 79 kaki dengan kedalaman 8 kaki, 228 jembatan, dan 114 setopan pengangkat kapal, perlahan-lahan mengangkat air setinggi 621 kaki dan kemudian turun hingga ketinggian samudra Atlantik.  Prestasi ini membuat keheranan dan kekaguman  negara negara di seluruh Eropa.  Raja Louis XIV menyebutnya sebagai pencapaian terbesar selama 72 tahun pemerintahannya.

 Proyek sipil ini murni dibayar oleh uang satu orang saja, toral 158 mil dengan biaya $ 68 juta.  Itu berasal dari kekayaannya sendiri yang diperolehnya saat bekerja sebagai pengumpul pajak garam.  Dia mengorbankan segalanya untuk memastikan penyelesaian kanal --- bahkan menggunakan kekayaan istrinya dan mas kawin putrinya untuk tujuan itu.  Enam bulan sebelum selesai, Riquet, kelelahan dan sakit, pensiun di rumah dan meninggal tanpa pernah melihat mahakarya pencapaian hidupnya .

 Alkitab menggambarkan kuasa Tuhan dengan kata-kata ini: "Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh;" (Mazmur  65: 5).  Sama seperti Riquet memberikan nyawanya untuk membuka jalan air yang membawa kemegahan bagi Prancis melalui kanalnya yang terkenal, demikian juga Yesus melakukan perbuatan yang luar biasa ketika Dia menyerahkan hidup-Nya untuk menjembatani kesenjangan antara surga dan bumi.

Yohanes 14:5,6
Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" (6) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.