Mohon tunggu...
Kartika Eka H
Kartika Eka H Mohon Tunggu... Perajin Souvenir

...penikmat musik, traveling, fotografi, bola, buku cerita, humaniora dan kuliner berkuah kaldu ..... ingin sekali keliling Indonesia!

Selanjutnya

Tutup

Wisata Artikel Utama

Inspirasi Cantik dari Bandara Kalimarau dan SAMS Sepinggan

31 Januari 2016   02:09 Diperbarui: 31 Januari 2016   11:54 0 7 6 Mohon Tunggu...


Bandara Kalimarau, Tanjung Redeb, Berau

Beberapa hari yang lalu penulis dan beberapa anggota rombongan event DATSUN RISERS EXPEDITION 3 KALIMANTAN, ETAPE I SAMARINDA-TANJUNG REDEB yang berasal dari beberapa Kota di Indonesia, sempat dibuat melongo oleh penampilan Bandara Kalimarau, bandara yang berada hampir di ujung pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Tanjung Redeb, Kabupaten Berau Kalimantan Timur.

Kami sama sekali tidak menyangka jika di Kota kecil seperti Tanjung Redeb yang relatif kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia karena minim publikasi dan lokasinya yang juga relatif jauh dari pusat pemerintahan atau simpul-simpul perekonomian pulau Kalimantan seperti Balikpapan, Samarinda apalagi Banjarmasin bisa mempunyai bandara berkelas internasional dengan tampilan keseluruhan areanya yang begitu megah, artistik dan sangat mempesona.

Decak kagum saya dan rekan-rekan yang berasal dari berbagai Kota di Indonesia seperti tidak terbendung. Mau tidak mau, suka tidak suka logika linier penulis langsung berlari ke kampung halaman di Banjarmasin untuk membuka memori tentang Bandara Syamsoedin Noor satu-satunya bandara terbesar di Kalimantan Selatan  yang seminggu lalu saya tinggalkan. Kenapa bandara Syamsoedin Noor, bandara kebanggan kita, masyarakat Kalimantan Selatan seperti tertinggal beberapa dekade?

Memasuki areal Bandara Kalimarau, dari pintu masuk kita sudah disuguhi tampilan futuristik bangunan-bangunan kecil berjajar rapi loket parkir dengan atap berkonsep tenda seperti ruang tunggu kedatangan Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, KSA yang terlihat bersih dan terjaga, walaupun proses ticketing parkirnya masih manual. Jalam menuju pallet parking yang kami lalui sepanjang kurang lebih 100 meter dilapisi aspal masak (hotmix) yang sangat mulus dan bersih.

Disebelah kiri-kanan jalan terdapat taman-taman minimalis hanya ditanami rumput hijau segar dengan kombinasi berbagai tanaman berkayu keras dengan jarak tanam yang sangat rapi dan teratur penataanya, memberikan kesan segar, minimalis, simple, rapi dan teratur sangat sedap dipandang mata. Setelah saya perhatikan, selain berfungsi sebagai area penghijauan kawasan bandara, ternyata ruas taman-taman ini juga berfungsi sebagai area pembatas fungsi lahan di halaman depan bandara Kalimarau, seperti area parkir kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2. Diantara badan jalan yang kami lalui dengan taman dibatasi oleh siring yang terbuat dari semen cor dengan tinggi sekitar 20 cm yang dicat hitam putih layaknya zebra cross, semakin menambah cantik penampilan muka Bandara Kalimarau.

Dari area parkir yang begitu luas, bersih (penulis tidak menemukan sampah sama sekali, bahkan sehelai daun sekalipun) dan tampak asri, keindahan dan kemegahan arsitektur Bandara Kalimarau sangat jelas terlihat. Sekilas arsitekturnya mirip dengan Bandara Sultan Hasanudin Makasar. Identitas tulisan Bandara Kalimarau yang begitu besar dan mentereng terlihat mencolok, mendominasi view tampak depan bangunan bandara seolah-olah memberi pesan please, look at me...!  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3