Mohon tunggu...
Julius Deliawan
Julius Deliawan Mohon Tunggu... Guru - https://www.instagram.com/juliusdeliawan/

Guru sejarah, yang mencintai dunia tulis menulis. Menaruh minat pada soal-soal kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia, sosial, budaya dan pertanian. Punya obsesi mengembangkan pendidikan yang memerdekakan, menerbitkan buku dan menjadi petani. Untuk perkenalan lebih lanjut, dapat ditemui di : juliusdeliawan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Metode Konstektual Yesus dalam Pembelajaran

3 September 2019   07:32 Diperbarui: 3 September 2019   07:34 67 4 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Metode Konstektual  Yesus Dalam Pembelajaran

"Siapa figur guru ideal menurutmu?" Pertanyaan ini pernah diajukan seorang kawan.

Pertanyaan sederhana, tapi tidak mudah menemukan jawabannya. Apalagi konteksnya demi kepentingan proses KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ).

Di kepala saya tersirat beberapa nama. Saya sangat terinspirasi dengan cara dan gayanya mengajar. Tetapi  belum merupakan gambaran ideal. Beda ceritanya jika pertanyaannya bukan siapa, tapi guru seperti apa. Lebih mudah untuk menjawabnya. Karena bisa saja itu hanya ada dalam konsep gagasan.

Satu kali, saya mendengarkan kotbah di gereja, bahan bacaan Alkitab bicara tentang bagaimana Yesus mengajar. Saya jadi ingat dengan pertanyaan lama kawan tersebut.

Selama ini saya kurang memahami dan mempelajari sosok Yesus sebagai guru, seperti layaknya guru-guru yang lain. Memahami bagaimana ia mengajar dan sejenak tidak membicarakan keilahiannya. Menjadikannya sosok manusia biasa, dan untuk sementara mengabaikan keistimewaan yang melekat padaNya.

Kesederhanaan saya memahami teks Alkitab setidaknya menemukan beberapa hal, terkait metode bagaimana Yesus mengajar.

Yesus Memahami Apa Yang Dipahami Muridnya

Yesus tahu benar siapa murid atau calon muridnya. Bagaimana mereka hidup, dan menurut saya ini yang penting, memahami apa yang di pahami dan di mengerti oleh murid-muridnya. Sehingga Yesus selalu mengajar menggunakan "bahasa" mereka.

Kepada nelayan, Yesus bicara tentang jala dan ikan. Kepada petani, ia bicara tentang tanah, tanaman dan air. Demikian juga bagi pegawai, atau bahkan pemuka agama. Yesus memakai istilah yang mereka pahami.

Tidak cukup dengan itu, Yesus selalu mengajarkan esensi ajarannya dengan perumpamaan-perumpamaan sederhana. Sesuatu yang tidak jauh dari hidup orang-orang yang mendengarkan pengajarannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan