Mohon tunggu...
Juandi Manullang
Juandi Manullang Mohon Tunggu... Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut IG: Juandi1193 Youtube: Juandi Manullang

Selanjutnya

Tutup

Politik

Bawaslu Membantah Pernyataan Anies soal Tidak Adanya Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan

17 November 2020   23:00 Diperbarui: 17 November 2020   23:13 38 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bawaslu Membantah Pernyataan Anies soal Tidak Adanya Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan
Sumber: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membantah klaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal tidak  ada penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan pada tahapan pilkada serentak 2020. Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan pihaknya telah menertibkan lebih dari 1.400 pelanggaran proses selama kampanye

Apa yang disampaikan Bawaslu tersebut sekaligus menjawab pernyataan Anies Baswedan yang mengatakan penindakan terhadap protokol kesehatan selama gelaran kampanye pilkada tahun ini.

Kita tahu bagaimana pembelaan Anies Baswedan membandingkan penindakannya terkait kerumunan acara Habib Rizieq dengan pilkada.

Jadi, sudah jelas bagi kita bahwa pemerintah itu peduli terhadap penegakan protokol kesehatan. Tidak perlu sebenarnya membandingkan seperti itu.

Pernyataan Bawaslu sudah jelas, maka sebaiknya kedepannya kita taat protokol Kesehatan demi kebaikan bersama. Segala prasangka kita terhadap pemerintah harusnya semakin positif karena pemerintah kita juga sangat serius menyelamatkan rakyat dari Pandemi Covid-19.

Satu hal yang patut kita ketahui bahwa maukah kita membantu pemerintah dalam proses penanganan Covid-19?. Itu harus kita tanyakan pada hati masing-masing.  Kalau kita tidak mau, maka alhasil akan terjadi kerumunan seperti acara Habib Rizieq kemarin. Jadi, bagi kita yang menolak kerumunan-kerumunan maka itu adalah bagian dari kerjasama kita dalam proses penanganan Covid-19.

Bagi kita yang bisa menahan diri untuk  tidak terjebak dalam kerumunan patut diapresiasi dan ikut serta menyuarakan dan menyosialisasikan kepada masyarakat lainnya agar menolak pelanggaran protokol kesehatan.

Peran besar kita dalam proses penanganan Covid-19 tidak perlu harus sebagai tenaga medis tapi turut serta dalam penerapan protokol kesehatan saja itu sudah bagus.

Ikut menyosialisasikan dan mengajak masyarakat lain  patuh protokol kesehatan saja sudah bagus. Hanya itu saja tugas kita, masa tak bisa juga?.

Kita pasti bisa mengikuti saran dan himbauan Pemerintah dalam proses penanganan Covid-19. Maka ayo kita laksanakan. Jangan cuma berprasangka buruk saja tapi patuhi segala himbauan dan aturan yang ada.

Semoga secepatnya kita akan bebas dari Covid-19. Tentang Pelaksanaan pilkada serentak, kita mohon Bawaslu harus tegas baik dalam proses penindakan, pencegahan dan pembubaran kampanye massa di tengah Pandemi ini.

VIDEO PILIHAN