Mohon tunggu...
Juan Manullang
Juan Manullang Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut IG: Juandi1193 Youtube: Juandi Manullang

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Wajar Sekali Bu Risma Menghukum Warganya yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan dengan Push-up

11 Juli 2020   09:20 Diperbarui: 11 Juli 2020   09:17 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: ANTARA/HO-YR-Pemkot

Terkait Pandemi Covid-19 ini, banyak sekali masyarakat yang ngeyel daripada patuh protokol kesehatan. Buktinya, tetap saja kasus pasien positif Covid-19 terjadi maupun bertambah.

Sejak ada new normal, peningkatan kasus makin meningkat. Padahal penerapan new normal juga diminta agar masyarakat patuh protokol kesehatan. Akan tetapi, yang terjadi peningkatan.

Kalau terus begini yang rugi adalah bangsa dan negara ini. Kita sudah bersepakat untuk melawan Pandemi Covid-19 tapi sampai sekarang belum berakhir juga. Sangat menyedihkan.

Dengan adanya peningkatan kasus positif Covid-19, maka selain edukasi, ada juga penindakan yang tegas agar rakyat lebih patuh protokol kesehatan.

Lihatlah, Walikota Surabaya Tri Rismaharini marah dan menghukum warganya untuk melakukan push-up karena melanggar protokol kesehatan.

Atas tindakan itu, pakar epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono menilai tak seharusnya Risma memberikan sanksi warganya itu.

"Kenapa harus dihukum? Bukan harus dihukum, tapi harus diedukasi. Apakah pemerintah sudah melakukan edukasi? Kan belum, ujar Pandu dilansir dari Tempo.co, 10/7/2020.

Bagi penulis masih dalam batasan wajar untuk memberikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan dengan Push-up. Hal itu agar masyarakat ingat dan patuh protokol kesehatan tersebut.

Sudah terlalu sering sosialisasi dan edukasi sebenarnya dari pemerintah, tapi masyarakat itu sendiri yang tidak paham atau karena ngeyel atau apapun itu, yang pasti peningkatan kasus positif Covid-19 makin meningkat.

Kalau tidak tegas, maka akan dipermainkan oleh masyarakat itu sendiri. Karena itu, penulis sepakat ada hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan.

Kalau hanya sekedar Push-up atau denda dan lainnya, ya tidak masalah. Masih dalam batas kewajaran dan masih bisa disanggupi oleh masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun