Mohon tunggu...
Johan Japardi
Johan Japardi Mohon Tunggu... Penerjemah - Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Lulus S1 Farmasi FMIPA USU 1994, Apoteker USU 1995, sudah menerbitkan 3 buku terjemahan (semuanya via Gramedia): Power of Positive Doing, Road to a Happier Marriage, dan Mitos dan Legenda China.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Fisika untuk Hiburan 59 (Cairan): Cairan Menekan ke Atas?

7 Agustus 2021   22:45 Diperbarui: 7 Agustus 2021   22:45 70 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Fisika untuk Hiburan 59 (Cairan): Cairan Menekan ke Atas?
Berbagai arah tekanan cairan. Sumber: brainkart.com

Prinsip Archimedes, hukum fisika daya apung, ditemukan oleh matematikawan dan penemu Yunani kuno Archimedes, yang menyatakan bahwa:
Setiap benda yang seluruhnya atau sebagian terendam dalam cairan (gas atau cairan) dalam keadaan diam mengalami gaya ke atas, atau gaya apung, yang besarnya sama dengan berat cairan yang dipindahkan oleh benda tersebut.

Volume cairan yang dipindahkan sama dengan volume benda yang tercelup seluruhnya ke dalam cairan atau sama dengan fraksi volume di bawah permukaan benda yang tercelup sebagian ke dalam zat cair.

Sekarang kita lihat aplikasi dari prinsip Archimedes dalam topik Cairan dari Fisika untuk Hiburan.

Bahkan orang yang belum pernah mempelajari fisika tahu bahwa cairan menekan ke bawah pada dasar bejana yang menahannya dan ke samping pada dinding bejana.

Namun, banyak orang yang tidak pernah menduga bahwa cairan juga menekan ke atas. Kaca lampu teplok akan dengan mudah mengungkapkan hal ini.

Gunting selembar kardus menjadi sebuah cakram yang cukup besar untuk menutupi bagian atas kaca lampu teplok. Tutup bagian atas kaca dengan cakram kardus dan kemudian benamkan kaca lampu ke dalam toples berisi air seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.

Cairan menekan ke atas. Sumber: buku Physics for Entertainment, Book 1, hlm. 79.
Cairan menekan ke atas. Sumber: buku Physics for Entertainment, Book 1, hlm. 79.

Cara sederhana untuk menunjukkan bahwa cairan menekan ke atas.

Agar cakram tidak terlepas saat kaca lampu dibenamkan, ikat dengan seutas benang dan tahan cakram seperti yang ditunjukkan pada gambar, atau tekan ke bawah dengan jari Anda.

Setelah Anda membenamkan gelas cukup dalam, Anda bisa melepaskan benang atau jari Anda. Cakram akan tetap berada di tempatnya, karena ditahan oleh air yang menekannya. Jika Anda mau, Anda bahkan bisa mengukur nilai tekanan ke atas ini.

Tuang sedikit air ke dalam kaca lampu dengan hati-hati. Segera setelah ketinggian air dalam kaca lampu mencapai ketinggian air di dalam toples, cakram terlepas, karena tekanan yang diberikan oleh air pada cakram dari bawah diimbangi oleh tekanan yang diberikan padanya dari atas oleh kolom air dalam kaca lampu, yang tingginya sama dengan kedalaman kaca lampu yang dibenamkan.

Itulah hukum tentang tekanan yang diberikan cairan pada benda yang terendam. Ini mengakibatkan "kehilangan" berat cairan yang merupakan prinsip yang terkenal dari Archimedes.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan