Indra Sastrawat
Indra Sastrawat karyawan swasta

Alumni Fakultas Ekonomi & Bisnis - Unhas. Accountant - Financial Planner - Entreprenuer - Writer - Blogger

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Zainuddin: Bupati "Fenomenal" dari Bulukumba

11 November 2010   01:56 Diperbarui: 26 Juni 2015   11:42 133 2 11
Zainuddin: Bupati "Fenomenal" dari Bulukumba
1289440469834137767

[caption id="attachment_74773" align="aligncenter" width="300" caption="Zainuddin Hasan Bupati Bulukumba 2010-2015"][/caption] Bulukumba sebuah kabupaten kecil di Sulawesi Selatan, kurang lebih 152 Km dari Kota Makassar. Kabupaten yang dijuluki butta panrita lopi, yang artinya bumi tempat pembuat kapal, kapal Phinisi yang hebat menaklukan samudera dibuat di daerah ini tepatnya di Tanah Beru. Selain itu Bulukmba juga dikenal dengan tempat wisatanya pantai Tanjung Bira. Secara ekonomi Kabupaten ini masih jauh tertinggal, pembangunan berjalan sangat lambat.

Zainuddin Hasan, MBA bupati baru Bulukumba di hari pertama (10/11/2010) masa jabatannya melakukan gebrakan baru yang unik, kemarin Zainuddin telah menyerahkan gajinya selama lima tahun menjabat Bupati Pohuwatu sebesar Rp360 juta. Dana itu digenapkannya Rp400 juta lalu diserahkan ke Pemkab Bulukumba sebagai dana untuk kegiatan sosial (Fajar.com).

Sebelum jadi Bupati di Bulukumba, Zainuddin adalah Bupati Pohuwatu, kabupaten baru yang terbentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Dibentuk berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003  (wikipedia.com). Berhasil membangun daerah baru ini Zainuddin “pulang kampung” dengan mencalonkan diri jadi Bupati di Bulukumba, hasilnya Zainuddin Hasan berhasil terpilih setelah melalui pilkada 2 putaran mengalahkan incumbent sebelumnya.

Zainuddin mengaku ingin kembali ke tanah kelahirannya untuk membangun dan mengubah butta Panrita Lopi menjadi lebih baik lagi. Ia mengaku memulai bisnisnya di Gorontalo dari nol besar, perlahan berkembang terus hingga terkenal dengan nama kelompok bisnis "Zanur" di Gorontalo. Ia lebih banyak membangun mall dan hotel.

Menjadi Bupati di Pohuwatu dan Bulukumba yang berbeda propinsi , mungkin kejadian yang pertama di Indonesia.

Selain menyerahkan gajinya, Zainudin juga menyumbang satu unit mobil hummer yang dipasang DD 1 H untuk digunakan selama menjabat. Ini sangat berbeda dengan kebanyakan pejabat kita yang selalu berharap mendapat fasilitas mewah dari negara. Bahkan tidak jarang ada kabupaten miskin tapi Bupatinya tambil parlente dengan mobil mewah dan rumah dinas modern. Saya masih ingat, kalau tidak salah sekitar tahun 1990an pemerintah Sulsel ramai-ramai membelikan satu unit mobil Pajero untuk tiap Bupati/Walikota.  Padahal harga satu unit pajero sangat mahal.

Zainuddin Hasan juga akan menyiapkan dana bergulir pribadi tanpa bunga sebagai bantuan penguatan modal kepada pengusaha ekonomi sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah) se-Kabupaten Bulukumba selama 5 (lima) tahun. Dana ini baru dijadwalkan diserahkan hari ini 10 Nopember 2010.

Pengalaman sebagai pengusaha sukses dan bupati daerah Pohuwatu sebelumnya bisa dijadikan pengalaman membangun butta panrita loppi menjadi kabupaten yang mandiri. Kita tunggu bagaimana kiprah Bupati dari Bulukumba ini.

Salam fenomenal

Makassar 11/11/2010