Mohon tunggu...
Irwan Rinaldi Sikumbang
Irwan Rinaldi Sikumbang Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

menulis untuk menikmati kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Masih Adakah Resepsi Pernikahan Secara Gotong Royong?

2 Oktober 2022   05:40 Diperbarui: 7 Oktober 2022   16:20 602 66 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi menyiapkan resepsi pernikahan dengan gotong royong (Sumber Gambar: Artem Beliaikin Unsplash.com via buku.kompas.com)

Seorang teman saya betul-betul stres. Hal ini gara-gara keputusannya untuk menangani sendiri semua urusan yang berkaitan dengan pernikahan anaknya yang akan berlangsung pada awal Oktober 2022 ini.

Sebetulnya, saya sudah sarankan agar teman itu memilih wedding organizer (WO) yang punya reputasi bagus yang dapat dilihat dari rekam jejaknya.

Tapi, ia mengabaikan saran saya dengan alasan yang menurut saya cukup logis. Pertama, jelas soal pertimbangan biaya. Pakai jasa WO pasti ada fee yang tak sedikit yang harus dikeluarkan.

Kedua, ia menginginkan suasana yang guyub seperti halnya acara pernikahan di era jadul, ketika belum marak usaha jasa WO dan jasa vendor pernikahan.

Hingga sekarang, mungkin di kampung-kampung masih ada acara resepsi pernikahan yang terlaksana secara gotong royong.

Maksudnya, ada sanak famili dan tetangga yang ikut ramai-ramai membantu, sehingga semangat kebersamaan dan kekeluargaan, sangat terasa. Itulah yang disebut dengan guyub pada tulisan ini.

Tapi, masyarakat perkotaan sudah lama terbiasa dengan pola hidup individualis. Sehingga, jika mengadakan pesta, tidak mendapat bantuan dari tetangga.

Bahkan, famili pun kalau membantu sekadarnya saja, karena masing-masing sudah punya kesibukan tersendiri.

Makanya, berpesta di gedung dan semuanya secara rinci diatur WO terasa lebih praktis. Tidak bikin stres yang punya hajat, sepanjang dananya mencukupi.

Kembali ke cerita teman saya ini, kebetulan ia memang punya banyak saudara yang diharapkan bisa membantu. Artinya, kekompakan antar saudara masih terjaga hingga saat ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan