Mohon tunggu...
Irwan Rinaldi Sikumbang
Irwan Rinaldi Sikumbang Mohon Tunggu... Freelancer

menulis untuk menikmati kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Pemandangan Alam Tanpa Aktor

16 November 2015   18:07 Diperbarui: 16 November 2015   18:07 0 3 3 Mohon Tunggu...

Seperti teman-teman lain, saya juga terjangkit penyakit suka memajang foto-foto bila saya melakukan perjalanan, yang diposting ke beberapa grup yang saya ikuti di media sosial. Tapi saya kebanyakan hanya memposting foto tentang suasana sebuah kota, atau tugu yang menjadi ikon, dan juga objek wisata di daerah yang dikunjungi. Wajah saya sendiri relatif jarang nongol.

Akibatnya saya sering mendapat protes, berupa pertanyaan: kok aktornya gak kelihatan? Mereka meragukan saya betul-betul melakukan on the spot, kalau hanya gambar suatu tempat kan bisa didapat secara gampang dari internet. 

Kadang-kadang saya cuekin saja protes mereka. Saya ingin dikomentari view-nya bukan gaya seseorang berpose dengan latar belakang view tertentu. Tapi sesekali saya terpaksa mengalah. Saya posting dua foto yang sama, namun yang satu ada wajah "aktornya". 

Sebetulnya saya hanya ingin memancing pendapat teman-teman medsos saya, karena di beberapa foto yang diposting teman lain, sering karena aktor atau para aktornya ingin menonjol, malah jadi menutup sebagian latar belakang.

Benar saja, foto yang tanpa aktor tidak dikomentari sama sekali. Tapi foto yang ada aktornya, dikomentari cukup nyelekit. Kok bajunya itu-itu saja, tanya seorang cewek. Rupanya cewek mungkin lebih tertarik melihat penampilan seseorang termasuk pakaian dan asesorisnya ketimbang keindahan alam. Termasuk juga perubahan fisik seperti makin gemuk atau kurus, makin botak atau makin beruban. Sesuatu yang sebetulnya bukan niat saya sewaktu memposting suatu gambar.

Akhirnya saya ketemu jalan tengahnya. Saya sering memposting foto yang gambar pemandangannya lebih utuh. Adapun aktornya muncul setengah badan (tentu yang bagian atas saja) dan posisinya di samping kiri atau kanan. 

Pesan yang ingin saya sampaikan, hanya ada satu objek utama. Untuk seorang model, tentu fokus kepada orangnya sedangkan latar belakang sebagai pemanis. Tapi untuk foto travelling, fokus sebaiknya kepada objek wisatanya, dan orangnya sebagai pelengkap.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x