Mohon tunggu...
Irmina Gultom
Irmina Gultom Mohon Tunggu... Apoteker

A Pharmacist who love reading, traveling, photography, movies and share them into a write | Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta | IG: https://www.instagram.com/irmina_gultom/ | https://marvelousthings250552759.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Mengenali Ciri Obat Kedaluwarsa

25 Agustus 2019   16:53 Diperbarui: 25 Agustus 2019   18:04 0 13 6 Mohon Tunggu...
Mengenali Ciri Obat Kedaluwarsa
Ilustrasi obat kedaluwarsa| Sumber: udaipurtimes.com

Dunia kesehatan kembali heboh karena kasus obat kedaluwarsa. Beberapa waktu yang lalu terungkap bahwa salah satu PBF (Pedagang Besar Farmasi) melakukan re-packing (pengemasan ulang) obat yang telah kedaluwarsa dan memasarkannya melalui apotek. 

Kini kasus obat kedaluwarsa muncul lagi, namun kali ini justru sarana pelayanan yang terlibat, yakni puskesmas.

Sesuai dengan informasi yang banyak beredar di media online, disebutkan bahwa pasien bernama Ny. Novi yang sedang hamil berobat ke Puskesmas Kamal Muara dengan keluhan mual dan tidak selera makan. 

Pasien kemudian menerima obat berupa beberapa vitamin dan ternyata satu hari kemudian keluarga baru mengetahui bahwa Vitamin B6 yang diperoleh dari puskesmas sudah kedaluwarsa.

Meskipun kondisi pasien baik-baik saja, pihak puskesmas tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab. Selain membebastugaskan sementara apoteker yang bertugas, pihak puskesmas juga bersedia bertanggung jawab hingga persalinan.

Saya akui bahwa saya menyayangkan kurang aware-nya farmasis di puskesmas tersebut terhadap masa kedaluwarsa produk obat yang akan diberikan kepada pasien. 

Tentu seharusnya sudah ada SOP (Standard Operational Procedure) pengelolaan obat-obatan yang sudah mendekati tanggal ED, sehingga kecil kemungkinan pasien menerima obat ED.

Masih untung jika obat yang diberikan masih dalam kemasan aslinya sehingga pasien bisa mengecek sendiri tanggal kedaluwarsa sesuai yang tertera pada kemasan. 

Bagaimana jika pasien menerima obat (misalnya bentuk tablet atau kapsul) yang sudah tidak dengan kemasan aslinya alias dimasukkan ke dalam plastik obat? Tentu pasien tidak bisa memastikan sendiri bahwa obat sudah atau belum kedaluwarsa.

Selain itu cara dispensing (penyerahan obat) lainnya yang berisiko pasien tidak bisa mengetahui tanggal ED obat adalah jika obat yang diberikan tidak dalam satu strip utuh (dipotong sebagian sesuai jumlah yang dibutuhkan), sehingga mungkin saja informasi tanggal ED tidak lengkap terlihat karena terpotong.

Terlepas dari apa yang menjadi penyebab Vitamin B6 yang kedaluwarsa tersebut bisa sampai ke tangan pasien, saya justru ingin berbagi sedikit mengenai cara mudah bagi kita sebagai konsumen (pasien) untuk mengenali obat yang sudah kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x