Mohon tunggu...
M. Iqbal Fardian
M. Iqbal Fardian Mohon Tunggu... Akademisi, Ameteur Photograper, Economist

Penulis adalah seorang pendidik di sebuah sekolah swasta kecil di Glenmore, Banyuwangi. Seorang pembelajar yang tak pernah selesai untuk terus belajar. Saat ini penulis sedang menempuh Pendidikan di Program S3 Ilmu Ekonomi Universitas Jember

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Pia Gandrung Glenmore, yang Semakin Digandrungi

7 Januari 2019   13:00 Diperbarui: 7 Januari 2019   13:44 0 3 2 Mohon Tunggu...
Pia Gandrung Glenmore, yang Semakin Digandrungi
dokpri

Siapa yang tak kenal pia, jajanan yang terbuat dari tepung dan kacang hijau yang berasal dari negeri China.  Tou Luk Pia nama aslinya.  Bagi yang pernah berkunjung ke Yogyakarta Pia Pathok telah menjadi jajanan maskot kuliner di Kota Yogyakarta, namun ternyata di Banyuwangi terdapat pula jajanan serupa yang saat ini turut meramaikan kebangkitan industri Wisata di Banyuwangi. Pia Gandrung Glenmore namanya.

Glenmore, sebuah kota berhawa sejuk di sisi selatan Gunung Raung ini, saat ini menjadi kota yang cukup dikenal sebagai kota Pia di Banyuwangi. Pia Glenmore mungkin telah lebih dahulu dikenal sebagai ikon jajanan yang menjadi rujukan istimewa  untuk oleh-oleh ketika anda berkunjung ke Banyuwangi.

Mengkikuti jejak keberhasilan Pia Glenmore, berbekal keahlian membuat kue, Ibu karimah mengawali kiprah eksistensinya di dunia kuliner dengan membuat jajanan pia ketika dia dan keluarganya merantau di Pulau Bali, 

Sukses dalam bisnis Pia di Pulau Bali, membuat ibu Karimah tidak lupa dengan Glenmore, tempat kelahirannya. Saat mendengar bahwa kemajuan pariwisata di Banyuwangi yang luar biasa dibawah kepemimipinan Bupati Abdullah Azwar Anas, dia bertekat untuk kembali ke daerah kelahirannya di Glenmore dan membuka usaha rumahan dengan membuat Pia yang kemudian dia beri nama Pia Gandrung.

Meskipun dia menyadari sepenuhnya usaha sejenis di Glenmore, telah cukup dikenal dan menjadi ikon wisata di Banyuwangi melalui Pia Glenmore. Namun berbekal keunikan rasa dan tekstur pia buatannya yang berbeda dengan Pia Glenmore, dia yakin bahwa pia buatannya akan bisa diterima oleh konsumen.

Kemasan Pia Gandrung
Kemasan Pia Gandrung
Pemilihan nama Pia gandrung tidak lepas dari suaminya yang beretnis osing, yang sangat menyukai tari gandrung. Sebagai sebuah tarian yang telah terkenal di Indonesian, Gandrung di pakai oleh Ibu karimah untuk bersaing dengan produk produk sejenis. " Alhamdulillah branding Pia Gandrung ini sudah kami patenkan sebagai wujud apresiasi terhadap ikon budaya kota Banyuwangi yaitu tari gandrung." Kata Slamet Maryadi Suami Ibu karimah yang berasal dari Songgon yang beretnis Osing.

Aneka rasa Pia Gandrung Glenmore, maknyus rasanya

Sadar bahwa Pia buatannya akan sulit bersaing dengan produk sejenis, jika tidak memiliki keunikan maka Ibu Karimah  melakukan eksperimen dan berkreasi untuk mencoba membuat Pia dengan beraneka ragam rasa.  

Dari semula yang hanya terdiri dari dua rasa, yaitu : rasa kacang hijau dan pisang keju. Hingga saat ini Pia Glenmore telah memiliki beberapa  rasa yang beraneka ragam, antara lain : kacang hijau, kacang merah, pandan, pisang keju, coklat pisang keju. Yang membedakan adalah tekstur Pia Gandrung jauh lebih soft.    Dengan harga Rp. 20.000  per kotaknya yang berisi 10 buah pia, Pia Gandrung Glenmore menjadi oleh-oleh yang istimewa dengan harga ekonomis dan bercita rasa istimewa, jajanan khas Glenmore Banyuwangi. 

Ibu karimah dan Suami, Pemilik Pia Gandrung Glenmore
Ibu karimah dan Suami, Pemilik Pia Gandrung Glenmore
Mencici pia gandrung Glenmore di padu dengan Kopi Lanang Perkebunan Malangsari, wess ......  rasanya luar biasa. Dengan berbagai macam rasa yang ditawarkan, dijamin kita dimanjakan dengan nikmatnya Pia gandrung  Glenmore sesuai selera kita.  Sambil berbincang diringi senandung gending  lagu Banyuwangi ditemani Ibu Karimah yang bertubuh subur ini, membuat suasana semakin nikmat dan menyenangkan.

Geliat wisata Kabupaten Banyuwangi dibawah kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas, ternyata memberikan dampak tersendiri bagi Pia Glenmore. " Setiap hari Pia gandrung Glenmore mampu terjual sebanyak 1000 hingga  buah Pia, bahkan dalam peak season liburan Pia Gandrung  Glenmore mampu terjual hingga 5000 buah pia per hari".  

Saat ini pembeli Pia Gandrung  Glenmore tidak saja berasal dari masyarakat sekitar Banyuwangi, akan tetapi pembeli dari luar kota seperti Jember, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta bahkan Bali telah menjadi pelanggan setia Pia Gandrung  Glenmore.  Untuk memperluas pangsa pasarnya Pia Gandrung  Glenmore, membuka gerai di Jalan Raya Jember Banyuwangi/ iqbal fardian.