Mohon tunggu...
I Nyoman  Tika
I Nyoman Tika Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

menulis sebagai pelayanan. Jurusan Kimia Undiksha, www.biokimiaedu.com, email: nyomanntika@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Sehat Artikel Utama

Galon Air, Bisphenol A dan Mekanismenya pada Tubuh Manusia

24 September 2022   17:09 Diperbarui: 25 September 2022   16:27 419 16 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kekhawatiran publik tentang air minum kemasan terkontaminasi kandungan Bisphenol-A (BPA), menarik untuk diulas. Bahan kimia Bisphenol A kini sudah masuk dalam daftar zat terlarang di beberapa produk, seperti kosmetik atau botol susu bayi (Ilustrasi galon air mineral: SHUTTERSTOCK/LIGHTFIELD STUDIOS via KOMPAS.com)

Kekhawatiran publik tentang air minum kemasan galon terkontaminasi kandungan Bisphenol-A (BPA), menarik untuk diulas. Ulasan ini dari sisi, apakah senyawa bisphenol itu berbahaya bagi kesehatan manusia? Lalu bagaimana mekanismenya dalam tubuh?

Ulasan ini adalah tinjauan studi yang melaporkan kejadian dan konsentrasi BPA di lingkungan dan dampak terkait pada kesehatan manusia. Semoga kita dapat berhati-hati dan mawas diri dalam setiap peralatan rumah tangga yang berbahan BPA ini.

Lalu apakah yang dimaksud dengan Bisphenol-A (BPA) itu?

BISPHENOL-A (BPA)

Bisphenol-A (BPA adalah bahan kimia sintetis yang digunakan dalam pembuatan polikarbonat dan resin epoksi.

Studi telah menemukan bahwa pada kondisi suhu tinggi seperti pembakaran terbuka sampah yang dibuang di negara berkembang dapat memindahkan BPA dari sampah plastik ke lingkungan.

BPA adalah pengganggu endokrin yang terbukti mampu meniru atau memblokir reseptor dan mengubah konsentrasi hormon dan metabolismenya.

Bisphenol A (BPA) adalah senyawa sintetik organik yang berfungsi sebagai monomer untuk memproduksi plastik polikarbonat, banyak digunakan dalam kemasan makanan dan minuman, alat kesehatan, kertas termal, dan bahan kedokteran gigi.

BPA dapat mencemari makanan, minuman, udara, dan tanah. Ini terakumulasi di beberapa jaringan dan organ manusia dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia melalui mekanisme molekuler yang berbeda.

Karena sifatnya seperti hormon, BPA dapat mengikat reseptor estrogen, sehingga mempengaruhi berat badan dan tumorigenesis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Sehat Selengkapnya
Lihat Indonesia Sehat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan