Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994. Praktisi Kesadaran Berketuhanan dan Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi.

🌏 My Knowledge is Yours 🌏

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Mengapa Memperjuangkan yang Bakal Meninggalkan Kita?

22 Juli 2022   06:00 Diperbarui: 22 Juli 2022   14:46 197 34 10
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Selamat pagi sahabat kompasianer dan readers~ Kali ini saya mau menulis tema tentang perjuangan.

Mengapa Memperjuangkan yang Bakal Meninggalkan Kita? Ini pertanyaan menggelitik untuk kita semua yang hidup di muka bumi.

Orang-orang begitu sibuk mengumpulkan dan menggunduk-gundukan materi untuk dirinya dan masa depannya. Iya bagus kok itu salah satu bentuk perjuangan untuk masa depan, tentang kesiapan kita menghadapi masa tua. 

Tapi kalau terlalu fokus ke materi, nanti juga mereka habis sendiri karena segala siklus kebutuhan kita, mereka bakal meninggalkan kita, seperti masuk nya uang ke dompet dan keluarnya uang dari dompet, itu selalu terjadi karena materi yang diperjuangkan bakal datang untuk kita dan pergi dari kita.

Terlalu fokus memperjuangkan materi, kalau sampai main serobot, hajar kanan-kiri, tak peduli apa cara yang digunakan. Apa kelak materi yang diperjuangkan dengan cara demikian bakal menolong kita setelah kematian? Atau malah menuntut kita, memberatkan kita dengan amalan-amalan yang merusak karakter kita?

Kita terlalu fokus berjuang pada hal yang sebenarnya akan kita tinggalkan, materi, dunia dan seisinya, hanyalah fatamorgana yang kelak kita tinggalkan setelah kematian. Pertanyaannya, apa yang kita perjuangkan kelak akan memuliakan hidup kita di alam berikutnya atau malah melaknati kita?

Jadi apa sebenarnya yang harus kita perjuangkan? Apakah hidup itu sebatas mencari materi untuk hidup? Atau bagaimanakah yang paling tepat?

Kita tentunya berfikir... jika alam dunia bakal kita tinggalkan melalui kematian. Lantas cara apa agar aku bisa selamat, damai berbahagia di alam berikutnya kemudian?

Oh! Ternyata aku mesti memperjuangkan yang hidup bukan yang mati. Apakah benda mati seperti materi kelak akan menolongku di hari kemudian setelah aku wafat? Maka aku wajib mencari tahu jawaban ini.

Lantas apakah yang aku perjuangkan kepada yang hidup di alam dunia? Apakah segala potensi mereka, segala kebaikan mereka, dan lainnya karena mereka merasakan nikmat pemberianku semasa hidup? Inikah jalan perjuangan yang seharusnya aku tempuh?

Maka perjuangkanlah apa yang kelak menolongmu di masa kematian menjelang. Inilah jalan perjuangan yang benar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan