Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Pemuda asal Cimahi, Jawa Barat kelahiran 1 Mei 1994. Praktisi Kesadaran Berketuhanan dan Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi.

🌏 My Knowledge is Yours 🌏 Terima kasih Sahabat Kompasianer, Readers dan Admin K atas dukungannya selama ini. Hormat saya selalu. Semoga Kita semua senantiasa dalam lindungan kasih kekal-Nya. Damai bahagia bersama keluarga selamanya. Aamiin YRA.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Memberi Hadiah? Udang di Balik Bakwan atau Ketulusan?

1 Juli 2022   04:00 Diperbarui: 14 Juli 2022   02:33 270 52 24
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Salam berjumpa kembali sahabat kompasianer dan Readers! Senang bisa menyapa sahabat di hari yang cerah ini. Hehehehe~

Kali ini saya membahas sebuah tema yang sedang hangat di perbincangkan sahabat Kompasianer yaitu tentang memberi hadiah.

Memberi hadiah itu sejatinya memuliakan seseorang melalui pemberian kita secara tulus tanpa mengikat seorang yang diberi oleh kita dengan kepentingan kita.

Lah, memang ada memberi tapi ada kepentingan di baliknya?

Ada sahabat, itu tidak ikhlas... alias ada udang di balik bakwan.

Sebagai catatan... Kepentingan yang dimaksud tulisan singkat ini, adalah kepentingan yang bersifat negatif yaitu mengeksploitasi seseorang yang mengikat terus menerus sampai tidak tersisa manfaat dari diri kita... dengan pancingan berupa pemberian dari seorang yang memiliki niatan tersebut. 

Apakah ini sebuah kejahatan? Masing-masing memiliki penilaiannya tersendiri deh hehehehe~

Kita perlu menekankan prinsip memberi karena niatnya memberi. Bukan memberi karena niatnya ingin diberi.

Ini mau ngasih hadiah, atau memberikan kail pancingan dengan umpan agar menang banyak dari pemberian yang jumlahnya sedikit gitu ya sahabat? Emang ini lagi mancing ikan gitu? Ah ga asyik kalau kaya gitu deh.

Kemurnian hati dalam memberi hadiah pada seseorang pasti akan memberikan kebahagiaan. Lantas apa pantas kita merenggut kebahagiaan seseorang dengan kepentingan-kepentingan di balik pemberian kita?

Ingatlah lagu Kasih Ibu. Hanya memberi... tak harap kembali~ Bagai sang surya... menyinari dunia~

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan