Mohon tunggu...
Inosensius I. Sigaze
Inosensius I. Sigaze Mohon Tunggu... Lainnya - Membaca dunia dan berbagi

www.suarakeheningan.org

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Daun Noki dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa

6 Agustus 2022   05:38 Diperbarui: 6 Agustus 2022   05:42 202 46 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Daun Noki dan ekonomi kreatif masyarakat desa/dokumen pribadi oleh Ino

Kreatifitas dalam rangka pengembangan ekonomi masyarakat perlu diimbangi dengan kemampuan berinovasi dari sumber-sumber daya alam

Daun Noki dalam sebutan sehari-hari masyarakat Ende (wunu noki). Di kalangan masyarakat pedesaan, fungsi daun Noki memang sudah dikenal sejak lama.

Masyarakat tradisional sangat akrab dengan daun yang satu itu oleh karena fungsi istimewa yang tidak hanya mampu menghidupkan cita rasa dapur tradisional, tapi juga membangkitkan cita rasa dan lida orang-orang kota.

Sekilas tentang Noki

Noki termasuk kategori tumbuhan menjalar yang hidup di daerah pegunungan wilayah Ende, Flores, NTT. Tumbuhan Noki bisa hidup di daerah-daerah pegunungan dengan suhu rata 20-40 derajat celsius. 

Sebagai tumbuhan menjalar, Noki memiliki ranting yang panjangnya bisa mencapai 3-4 meter. 

Ranting utamanya sedikit lebih besar dari cabang-cabangnya. Tapi uniknya bahwa sekalipun noki berbunga dan  berbuah, namun noki berkembang biak hanya melalui ranting-rantingnya yang tua dan bisa menghasilkan akar untuk kehidupan baru. 

Daun noki sendiri berbentuk lonjong dengan penampakan yang sangat lembut dan mengkilap.  Panjangnya daunnya sekitar 3-6 cm. Lebar daunnya sekitar 2-3 cm.

Pada pucuk muda yang baru tumbuh terlihat ukuran daunnya lebih kecil. Noki adalah tumbuhan liar yang umumnya digunakan masyarakat pedesaan sebagai bumbu sayur dengan cita rasa asam.

Fungsi daun noki

Sangat mungkin bahwa kadar asamnya cukup tinggi sehingga bisa meredakan bau pada daging. Fungsi lainnya bisa saja noki menjadikan daging lembut dan menetralisir kadar lemak dalam daging. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan