Indria Salim
Indria Salim Penerjemah/ Penulis (purna waktu/ freelance)

Freelance Writer, Photography enthusiast Twitter: @IndriaSalim / IG: @myworkingphotos

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Guyonan Aktor Rudy Wowor, "Parlemen dari Bahasa Prancis, Artinya Bicara Bohong"

6 Oktober 2018   12:38 Diperbarui: 6 Oktober 2018   13:55 1126 11 9
Guyonan Aktor Rudy Wowor, "Parlemen dari Bahasa Prancis, Artinya Bicara Bohong"
Selamat Jalan, Om Rudy Wowor (5/X/2018 |Tribun-Medan

Video di atas menampilkan Rudy Wowor yang diwawancarai oleh penyiar Hard Rock FM, yang diposting di tahun 2014. Sosok berjiwa seni dengan pengalaman berjibun, menguasai tujuh bahasa, seorang koreografer dan penari keren, penulis dan pernah menjadi wartawan , dia tidak tahu istilah gaul zaman now, misalnya "ngondek".

Aktor dan sosok multi talenta berdarah Manado-Belanda, Rudy Wowor tutup usia pada hari Jumat, 5 Oktober 2018 pada pukul 07.30 wib. Bernama lengkap Rudolf Canesius Soemolang Wowor, Rudy Wowor (74 tahun) diketahui mengidap kanker prostat sebelum mengembuskan napas terakhir di rumah sakit Meilia Cibubur, Jakarta Timur. Jenazahnya dikebumikan di TPU Pondok Ranggon pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018.

Menurut Michael Wowor, putra bungsu Rudy, penyakitnya sudah lama, namun baru ketahuan kurang lebih dua tahun lalu. Di rumah duka di Perumahan Pesona Kahyangan Blok DC, Depok, Jawa Barat, Jumat siang, Michael menuturkan kepada wartawan bahwa penanganan terhadap mendiang ayahnya terbilang terlambat hingga mencapai stadium puncak. Michael mengatakan, Rudy Wowor sudah pernah mendapat perawatan sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia.

Sebelum masuk rumah sakit, Rudy, menurut Michael sudah tak bisa menggerakkan kakinya selama enam bulan terakhir. Kondisinya terus menurun hingga saat terakhir akan dibawa ke rumah sakit Jumat, 5/X/2018.

Menjelang saat-saat terakhir almarhum, Michael sang putra bungsu menuturkan sempat berdialog dengan Sang Papa, dan itu meninggalkan kesan mendalam baginya. Rudy menyatakan permintaan maafnya karena selama ini tidak menemaninya sebagai sosok Ayah, yang walau begitu, selalu menyayangi Michael sampai kapan pun. Dalam sebuah wawancara TV (TransTV), Michael mengatakan bahwa Rudy berjanji akan menunggunya sampai menikah. Janji itu ditepati Rudy, meskipun beliau sudah dalam keadaan sakit payah, pernikahan Michael disaksikan melalui video WhatsApp. Bagi Michael, momen itu adalah momen indah pada tanggal 26 Agustus 2018.

Aktor Senior yang dikenal sangat berdisiplin ini sempat berkomunikasi dengan sahabatnya, Roy Karyadi pada tanggal 3 Oktober 2018, dua hari sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir. Semasa hidupnya menikah 4 kali karena perceraian. Pada detik-detik terakhir sampai tutup usia, Rudy didampingi kekasihnya bernama Ayla. (Ref: Insert TransTV)

Roy Karyadi yang juga seorang aktor kawakan itu pun bersyukur di akhir hayatnya Rudy masih punya beberapa orang yang peduli.

Film-film yang dibintangi Rudy Wowor

Memulai karirnya di dunia seni peran pada tahun 1970an, Rudy Wowor pernah membintangi sejumlah film populer, di antaranya Impian Perawan (1976), Aladin (1980), Tjoet Nja' Dhien (1986), dan Soerabaia '45 (1990), Java Heat dll. Ia juga pernah masuk nominasi untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik FFI. 

Dalam beberapa film yang dibintanginya, aktor ini dikenal sering berperan sebagai tokoh antagonis, dan juga sebagai sosok kumpeni dengan bahasa Indonesia berlogat asing.

Kemampuan profesional lainnya yang mungkin tidak banyak diketahui orang yakni pengalamannya yang pernah menjadi salah satu penulis di majalah mode ternama, juri sebuah ajang tari di televisi swasta, koreografer, dan penari.

Roy Marten pernah menjadi lawan main almarhum Rudy Wowor. Menurut Roy Marten yang sudah sekitar 14 tahun tidak bertemu dengannya, Rudy adalah aktor yang sangat tegas menerapkan disiplin, tidak hanya ke kru tetapi juga ke lawan main.

Penulis menyampaikan ucapan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan almarhum. Selamat Jalan Pak Rudy Wowor. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan arwahnya mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. | Indria Salim |

Ref. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7