Indira Revi
Indira Revi

Simple Life...Simple Thought...

Selanjutnya

Tutup

Catatan Pilihan

Uniknya Komik Tintin Terbitan Indira dan Gramedia

31 Juli 2014   03:48 Diperbarui: 18 Juni 2015   04:49 2062 0 0
Uniknya Komik Tintin Terbitan Indira dan Gramedia
1406727596404635448

Uniknya Komik Tintin Terbitan Indira dan Gramedia

Dok Pribadi.

"Tintin Di Congo" (Gramedia 2014) dan "Penerbangan 714" (Indira 1975)





Bagi penggemar komik Tintin karya Herge tentu sudah akrab dengan 24 Judul kisah petualangan Tintin. Komik yang lahir di majalah Le Petit Vingtieme 10 Januari 1929 ini, yaitu: ( Judul dalam bahasa Inggris)

1.Tintin In The Land Of Soviets (10 Januari 1929-11 Mei 1930).

2.Tintin In The Congo (5 Juni 1930-11 Juni 1931).

3.Tintin In America (3 September 1931- 20 Oktober 1932).

4.Cigars Of The Pharaoh (8 Desember 1932-8 Februari 1934).

5.The Blue Lotus (9 agustus 1934-17 Oktober 1935)

6.The Broken Ear (5 Desember 1935-25 Februari 1937).

7.The Black Island (15 April 1937-16 Juni 1938).

8.King Ottokars Sceptre (4 Agustus 1938-10 Agustus 1939).

9.The Crab With The Golden Claws (17 Oktober 1940-18 Oktober 1941).

10.The Shooting Stars (20 Oktober 1941-21 Mei 1942).

11.The Secret Of TheUnicorn (11 Juni 1942-14 Januari 1943).

12.Red Rackham’s Treasure (19 Februari 1943-23 September 1943).

13.The Seven Crystal Balls (16 Desember 1943-3 September 1944).

14.Prisoners Of The Sun (26 September 1946-22 April 1948).

15.Land Of Black Gold (8 September 1939-8Mei 1940).

16.Destination Moon (30 Maret 1950-7 September 1950).

17.Explorers Of The Moon (29 Oktober 1952-29 Desember 1953).

18.The Calculus Affair (22 Desember 1954-22 Februari 1956).

19.The Red Sea Sharks (31 Oktober 1956-1 Januari 1958).

20.Tintin In Tibet (17 September 1958-25 November 1959).

21.The Castafiore Emerald (4 Juli 1961-4 September 1962).

22.Flight 714 (27 September 1966-28 November 1967).

23.Tintin And Picaros (16 September 1975-13 April 1976).

24.Tintin And Alph-Art (1986).

Komik yang awalnya merupakan lampiran majalah yang terbit tiap hari Kamis di Brussel tersebut kemudian menjadi sangat populer di seluruh dunia. Terjemahannya hampir ada dalam berbagai bahasa dunia.

Di Indonesia komik Tintin juga makin dikenal ketika penerbit PT Indira menerbitkannya. Tintin terbitan Indira populer karena masa itu Indira merupakan pelopor dalam menerbitkan cerita bergambar. Saking larisnya, komik Tintin mengalami beberapa kali cetak ulang. Sebelum diterbitkan oleh PT Indira, Kisah Petualangan Tintin juga diterbitkan oleh PT 35 (Tiga Lima) Jakarta namun saya sendiri belum pernah melihat dan menemukan secara utuh komik tersebut.

Komik Tintin terbitan Indira cetakan perdananya sekarang sudah sangat sulitdan jarang ditemukan. Komikini hanya di koleksi oleh sebagian orang yang hobi dan penggemar Tintin saja. Namun di beberapa tempat masih ada yang menjual seperti di tukang loak (buku bekas) atau toko online melalui internet.

Sejak PT Gramedia Pustaka Utama (GPU) memegang lisensi penerbitannya tahun 2008, gairah penggemar Tintin bangkit kembali, walaupun tidak seantusias dan selaris ketika diterbitkan oleh PT Indira. GPU selain menerbitkan komiknya juga menerbitkan “karakter” masing-masing tokoh dalam Petualangan Tintin, seperti: Snowy, Kapten Haddock, Bianca Castafiore si burung Bulbul dari Milan, Jenderal Alcazar sampai Muller. Ada 12 (dua belas) karakter pemain yang di terbitkan oleh GPU.

Dari catatan saya yang mengoleksi komik Tintin (edisi pertama) versi Indira maupun Gramedia ada beberapa hal yang menarik untuk diulas, yaitu :

1.COVER

Cover depan secara umum menampilkan gambar yang sama. Pembedanya hanyalah cover di halaman belakang. Tintin terbitan Indira tahun 1975 dibelakangnya tidak ada gambar / daftar komik tetapi hanya bergambar Kapten Haddock sedang duduk di atas rumput dan Tintin melambaikan tangan. Setelah era tahun 1980 barulah Indira menampilkan daftar komik di halaman belakangnya serta alamat Toko Buku yang menjual komik Tintin seperti: Jakarta (Duta Merlin, Melawai, Pusat Perdagangan Senen, Sarinah Jaya), Bandung (jalan Braga), Jogyakarta ( jalan Sudirman), Surabaya ( di Tunjungan), Denpasar dan Palembang.

Dalam Komik Petualangan Tintin terbitan GPU, cover di halaman belakang bergambar lengkap 24 judul komik petualangan Tintin.

2.JUDUL

Ada sedikit perbedaan judul terjemahan yang dilakukan oleh Indira dan Gramedia. GPU terjemahannya“disesuaikan” dengan bahasa aslinya yaitu Perancis. Dalam beberapa judul komik terdapat perbedaan antara terbitan Indira (disebut lebih dulu) dan GPU antara lain seperti: Tujuh Bola Ajaib menjadi 7 Bola Kristal, Tawanan Dewa Matahari menjadi Di Kuil Matahari, Penerbangan 714 menjadi Penerbangan 714 Ke Sydney, Penculikan Calculus menjadi Penculikan Lakmus, Bintang Jatuh menjadi Bintang Misterius dan lainnya.

3.PENTERJEMAH

Kisah Petualangan Tintin terbitan PT Indira edisi pertama tidak tertulis nama penterjemahnya. Namun di beberapa judul dan edisi berikutnya nama penterjemah dicantumkan. Seperti: Gandung Bondowoso, MariamB Soebadio, Anton Adiwiyoto,Marion Theresia M Adam & Suhardjono.

Komik Petualangan Tintin terbitan GPU sesuai dengan judul komik, alih bahasa atau penterjemahnya juga dilakukan dilakukan oleh orang yang berbeda-beda, yaitu Donna Widjajanto, Dini Pandia dan Anastasia Mustika W.

4.LOGO PENERBIT

Komik Tintin terbitan PT Indira pada awalnya tidak ada logo penerbit alias polos, hanya tertulis kata “Indira” (huruf kecil). Sejak cetakan tahun 1980-anPT Indira menggunakan logo segi enam di depan kata INDIRA (huruf besar).

Komik Petualangan Tintin terbitan GPU menggunakan logo Gramedia, yaitu huruf GM.

5.TERBITAN PERTAMA

PT Indira menerbitkan kisah petualangan Tintin pertamakali tahun 1975 dengan judul: Penerbangan 714, Tawanan Dewa Matahari, Tujuh Bola Ajaib dan Rahasia Pulau Hitam. Lalu disusul judul lainnya tahun 1976 seperti: Ekspedisi Ke Bulan dan Perjalanan Ke Bulan. Judul lainnya menyusul di tahun berikutnya. Larisnya kisah petualangan Tintin cetak ulangnya untuk judul tertentu bahkan mencapai cetakan kesebelas. PT Indira tidak menerbitkan keseluruhan 24 komik kisah petualangan Tintin, seperti Alpha Art (tidak diterbitkan).

GPU menerbitkan Kisah Petualangan Tintin pertamakali tahun 2008. Ke-24 judul komik seluruhnya dicetak dan diterbitkan tahun 2008. Beberapa judul telah mengalami cetak ulang.

6.HARGA PERDANA

Edisi perdana komik Tintin terbitan Indira tahun 1975 dari tulisan yang terlihat harganya Rp. 675; tahun-tahun berikutnya naik menjadi Rp 900...Rp. 1.200...dst.

Komik Tintin ukuran 22 cm terbitan GPU yang seluruhnya dirilis tahun 2008 hanya berbeda bulan, setiap judul penerbitannya di labelnya tercetak harga Rp. 40.000; kecuali untuk komik berjudul “Tintin Di Tanah Sovyet” karena lebih tebal (142 halaman) dihargai Rp. 55.000;. Untuk komik Tintin terbitan tahun 2014 yang berukuran 29,5 cm tercetak di label harga Rp 89.500; kecuali untuk judul Tintin di Tanah Sovyet tercetak di label harga Rp. 99.900;

Yang membedakan label harga komik Tintin terbitan Indira maupun GPU dengan “produk luar”, yaitu pada stiker yang ditempel. Untuk buku impor biasanya ‘harga’ tercetak langsung di buku.

7.NAMA TOKOH

Ungkapan diri dalam terbitan Indira menggunakan ungkapan formal dengan kata “Saya” sedangkan dalam terbitan GPU menggunakan kata “Aku”. Nama tokoh juga berbeda, GPU menggunakan nama sesuai dalam buku aslinya yang berbahasa perancis yaitu Snowy menjadi Milo, Profesor Calculus menjadi Profesor Lakmus dan si kembar Thom(p)son menjadi Dupond(t) dan beberapa tokoh lainnya.

8.ALAMAT PENERBIT DAN PERCETAKAN

Alamat Penerbit PT Indira awal berdirinya berada di jalan Sam Ratulangi Jakarta. Seiring dengan terbakarnya kantor perusahaan atau percetakan (?) kini jejak PT Indira sulit diketahui. Komik terbitan Indira walaupun hak terjemahan ada pada PT Indira namun komik dicetak pada percetakan yang berbeda-beda, antara lain oleh: Intermasa, Djaya Pirusa, Glory Offset. Dalam beberapa judul komik Tintin bahkan tidak terdapat tulisan nama percetakannya.

Alamat penerbit GPU di Kompleks Gramedia Building Blok I.Lt.5 Jl. Palmerah Barat 29-37 Jakarta 10270 dan di www.gramedia.com atau www.gramediapustakautama.com. Semua komik petualangan Tintin terbitan GPU dicetak oleh Percetakan Gramedia Jakarta.

9.UKURAN DAN JENIS HURUF

Komik Tintin terbitan Indira berukuran lebar seperti majalah, lebih nyaman dan enak dibaca. Sedangkan format buku yang diterbitkan GPU awalnya berukuran kecil” 22 cm, bentuknya mungil dan mudah dibawa-bawa. Huruf di balon percakapan relatif kecil. Namun sejak tahun 2014 GPU mulai menerbitkan dalam format lebih besar berukuran 29,5 cm, hampir seukuran dengan komik Tintin terbitan Indira.

Komik Tintin terbitan Indira lebih besar ukuran hurufnya dibandingkan dengan terbitan GPU. Komik Tintin GPU menggunakan jenis italic yang memerlukan konsentrasi tersendiri dalam membacanya.

10.JENIS KERTAS

Kertas yang dipergunakan dalam komik Tintin terbitan Indira jenis kertas hvs mirip warna koran sehingga dari sisi kualitas kurang cerah, namun dalam beberapa edisi PT Indira menerbitkan edisi khusus dengan kertas lux. Cetakan edisi khusus ini sering menjadi incaran atau buruan para kolektor.

Komik Tintin terbitan GPU dari sisi kualitas kertas lebih baik, art paper dengan kertas licin yang mengkilat. Baik yang berukuran 22 cm maupun 29,5 cm.

11.JUMLAH HALAMAN

Jumlah halaman dalam komik Tintin terbitan Indira tidak dicantumkan. Komik Tintin terbitan GPU di halaman depan dicantumkan jumlah halaman yaitu 64 halaman, kecuali untuk “Tintin Di Tanah Sovyet” berjumlah 142 halaman.

12. IZIN TERBIT

Di masa orde baru izin terbit harus melalui skrining oleh aparat keamanan. Kebebasan pers masih dimonitor. Kala itu izin edar dan terbit Komik Tintin setelah ada persetujuan dariSie Bintibmas Komdak Metro Jaya.

Sekian tulisan singkat dan ringantentang perbedaan komik Tintin yang saya temui. Kalau belum lengkap silahkan rekan-rekan kompasianer menambahkannya!

Bagi Oom dan Tante, Oma dan Opa yang dahulu penggemar Tintin dapat bernostalgia membaca komik Tintin kembali yang telah di reinkarnasi oleh penerbit Gramedia.

Bagi ABG dan remaja “kinyis-kinyis” seperti saya yang mengidolakan reporter Tintin, dapat melihat betapa kisah Petualangan Tintin sangat menginspirasi kehidupan. Walaupun remaja sekarang, lebih berselera kepada komik jepang, korea maupun amerika sehingga membuat komik Tintin (asal eropa) tidak terlalu menarik.

Kisah dan pesan yang disampaikan dalam petualangan Tintin tetap abadi, walaupun pencipta Tintin, Georges Remi yang menggunakan pseudonim Herge telah lama dipanggil “sang pencipta”. Persahabatan dan jurnalisme kejujuran dalam petualangan Tintin mengalahkan segalanya!

Semoga bermanfaat. Salam dari Indira, penggemar Tintin!