Mohon tunggu...
Rachmad Yuliadi Nasir
Rachmad Yuliadi Nasir Mohon Tunggu... Jurnalis Independent

Rachmad Yuliadi Nasir, Jurnalis Independent, WA 0888.7211.300 Sang Traveller Twitter:@rachmadyuliadi, Email: puspiatur@gmail.com, FB/tragedi.gurita dan FB/puspiatur.aceh

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Semarak Aceh Kuliner Festival 2019

12 Juli 2019   17:18 Diperbarui: 12 Juli 2019   17:24 0 3 2 Mohon Tunggu...
Semarak Aceh Kuliner Festival 2019
Demo Buah untuk Aceh Culiner Festival 2019/dokpri

JAKARTA-Independent, Aceh terkenal dengan aneka makanan yang sangat enak sekali. Kali ini Dinas Pariwisata Provinsi Aceh menggelar acara ACF atau Aceh Culiner Festival 2019.

Dimana Aceh Culinary Festival (ACF) 2019 adalah sebuah ajang berkumpulnya beragam kuliner Aceh dalam satu kesempatan. Mereka berkumpul bersama di arena PKA di Taman Ratu Safiatuddin, Lampriet Banda Aceh, 5-7 Juli 2019.

Tidak terasa ini adalah festival yang ke-6 diadakan oleh Disbudpar Aceh. Tujuan utama penyelenggaraan Aceh Culinary Festival 2019,  adalah agar angka kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Aceh meningkat dratis.

Harapan utama dari Kadisbudpar Aceh Jamaluddin adalah, "Festival yang juga akan melibatkan partisipasi dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh ini menargetkan predikat wahana kuliner Aceh terbesar untuk mengamankan statusnya sebagai salah satu Top 100 Wonderful Events Indonesia tahun depan."

Hiasan Buah pada Aceh Culiner Festival 2019/dokpri
Hiasan Buah pada Aceh Culiner Festival 2019/dokpri
Thema yang diangkat adalah "The Authentic Food Experience" dengan 1001 jenis makanan dan minuman selama 3 hari berturut-turut.

Aceh Culinary Festival kembali masuk dalam 100 Top event di Indonesia versi Kemenpar. Hal ini menjadi bukti bahwa ACF 2019 bukan event yang boleh dilewatkan begitu saja.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Helvizar Ibrahim, secara resmi membuka acara Aceh Culinary Festival 2019, di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Jumat (5/7/2019). Pembukaan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah penari tradisional Aceh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staff ahli Menteri dari Kementerian Pariwisata, Esthy Riko Astuti, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Anjungan PKA-Pekan kebudayaan Aceh dari 23 Kabupaten/kota disulap menjadi restoran khusus menyajikan menu khas daerah masing-masing.

Seperti dari kota Sabang terlihat, lontong sate gurita, soto ayam, aneka minuman dingin, salak sabang, aneka kue kacang hijau khas sabang, serta makanan ringan lainnya.

Beberapa stand lain juga menyajikan aneka kuah belanga menurut rasa khas tersendiri.

Beragam acara menarik seputar kuliner tersaji lengkap. Di antaranya The Food Market yang tersebar dalam enam zona utama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3