Mohon tunggu...
Income Groups
Income Groups Mohon Tunggu... Wiraswasta - Organisasi Komunitas

Indonesian Community Entrepreneurship

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Dampak Buruk Multitasking

18 Januari 2023   12:44 Diperbarui: 18 Januari 2023   12:58 244
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Taukah kalian apa itu multitasking? Sebelum membahas lebih jauh apa itu multitasking, pernah tidak kalian melakukan kegiatan berganda, seperti mengerjakan tugas kuliah di depan komputer atau laptop sambil mendengarkan musik, mengerjakan pekerjaan atau tugas kuliah sambil makan, atau juga melakukan perjalanan di atas kendaraan sambil bertelfonan, dan lain sebagainya bahkan kalian mungkin mengerjakan empat hal sekaligus di satu waktu. Nah itulah yang disebut multitasking atau bisa disebut dengan pekerjaan berganda. 

Multitasking berasal dari Bahasa inggris yang terdiri dari dua kata yang digabung menjadi satu, yaitu multi yang berarti beberapa atau banyak dan tasking yang berarti bentuk pengerjaan tugas. Menurut para ahli yakni Applebaum dan Marchionni (2008) menyatakan bahwa multitasking adalah kondisi ketika tugas atau pekerjaan menjadi ganda (dual task) atau lebih, kemudian dikerjakan secara bersama-sama dalam satu waktu. Jadi multitasking ialah melakukan suatu tindakan lebih dari satu pekerjaan atau kegiatan pada waktu yang bersamaan. 

Tentu kalian semua tidak jarang atau sudah sering ya melakukan multitasking? Apalagi di zaman serba modernl ini yang mengharuskan generasi jaman now dituntut untuk bergerak cepat dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. Tentu terdapat berbagai alasan yang membuat seseorang melakukan tindakan multitasking, seperti menghemat waktu hingga ingin menyelesaikan beberapa urusan dengan cepat. Pekerjaan ganda atau multitasking ini memang terlihat positif dan sangat berguna, serta mungkin kita akan terlihat jauh lebih keren saat melakukan berbagai kegiatan dalam satu waktu. 

Namun kenyataannya, taukah kalian bahwa melakukan pekerjaan berganda justru membuat kita tidak fokus bahkan bisa membuat pekerjaan kita menjadi tidak teratur? Tentu kalian semua tidak menyadari bahwa ada beberapa dampak negatif atau buruk dari multitasking ini.

Berikut ini beberapa dampak buruk dari multitasking, diantaranya adalah

1. Peluang melakukan kesalahan dapat menjadi lebih besar. 

Beberapa ahli berpendapat bahwa tindakan multitasking ini dapat mengurangi dan menurunkan produktivitas Anda hingga 40%. Selain itu, peluang Anda melakukan kesalahan juga ikut mengalami peningkatan. Bahkan bisa menyebabkan pekerjaan yang sering kali tidak selesai dikarenakan pecah fokus.

2. Meningkatnya risiko stres.

Multitasking ini dapat meningkatkan risiko stres. Risiko stres bahkan lebih besar, terutama jika tugasnya sangat sulit. Stres yang Anda rasakan dapat memengaruhi kinerja Anda secara keseluruhan nantinya. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan masalah kesehatan mental, salah satunya adalah gangguan kecemasan.

3. Tekanan darah tingggi 

Melakukan banyak tugas sekaligus membuat Anda berisiko terkena tekanan darah tinggi (hipertensi). Kondisi ini disebabkan oleh stres yang Anda rasakan saat melakukan tugas-tugas tersebut. Stres yang Anda rasakan juga dapat meningkatkan detak jantung Anda. Suasana hati disaat kerja juga dapat terpengaruh secara alami, dan dapat meningkatkan kemungkinan bahwa nantinya pekerjaan tidak akan selesai dengan maksimal

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun