Mohon tunggu...
Ika Sasmiyati
Ika Sasmiyati Mohon Tunggu... Nurse profesional soon be !

Kepuasaan pasien adalah kebanggaan saya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Pentingnya Penerapan Nilai-nilai Profesionalisme bagi Seorang Perawat untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan

18 Juni 2021   18:15 Diperbarui: 18 Juni 2021   18:51 74 2 0 Mohon Tunggu...

Seorang perawat yang profesional adalah salah satu komponen yang sangat pengaruh dalam pelayanan kesehatan hal ini adalah kesembuhan pasien.  Masih banyak di temukan perawat- perawat yang belum  menerapakan semua nilai- nilai profesionalisme keperawatan. 

Sering kali saya menemukan perawat yang merujuk ke rumah sakit saya bekerja tidak mengetahui tentang masalah- masalah atau kebutuhan yang di butuhkan oleh pasien yang di rujuk.Artinya perawat ini tidak care atau peduli terhadap pasien yang di rujuknya.Dan setelah di kaji pasien dan keluarga pasien tidak tahu kenapa pasien harus di rujuk selain mengetahui karena alasan peralatan yang kurang lengkap .Selain itusaya sering sekali di panggil dengan sebutan dokter walaupun saya sudah memperkenalkan diri sebagai perawat karna anggapan pasien perawat belum peduli kepadanya tidak seperti dokter. 

Dari kejadian di atas maka akan terkesan oleh masyarakat bahwa seorang perawat terkesan tidak profesional dalam bekerja dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasiennya. Di sini perawat harus di tuntut menjadi perawat yang profesional agar tidak terjadinya peristiwa yang sudah di paparkan. Untuk menjadi perawat yang profesionalisme , perawat harus menerapkan nilai - nilai profesionalisme ( AACN, 2008).

Bagaimana sich menjadi seorang perawat yang profesional dan di kagumi oleh kalangan masyarakat? Untuk menjadi seorang perawat yang di kagumi oleh masayarakat, di perlukan suatu pondasi, kompetensi dan menjalankan peran yang  baik dalam memberikan asuhan keperawatan.Disilah seorang profesi keperawatan harus menerapkan nilai-nilai profesionalisme untuk meningkatkan kwalitas dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat tanpa memandang latar belakangnya ( Masruroh,2014).

Menurut  American Association Colleges of Nursing (2008), terdapat lima nilai yaitu human dignity, altruisme, autonomy, integrity, dan social justice. Selain menerapkan nilai-nilai profesionalisme untuk memberikan asuhan keperawatan juga harus melanjutan sekolah jenjang yang lebih tinggi.Karena pendidikan merupakan salah satu faktor tumbuhnya nilai- nilai profesionalisme. Berikut nilai -nilai profesionalisme keperawatan menurut AACN, 2008 :

Human dignity, yaitu suatu bentuk kehormatan yang melekat pada individu ataupun populasi dimana perawat harus memiliki sikap empati, baik hati, menghormati , perhatian serta percaya.

Altruism, yaitu suatu bentuk sikap yang peduli terhadap keselamatan orang lain dimana perawat ini bersikap peduli berkomitmen, memiliki perasaan kasih saying terhadap orang lain , bermurah hati, serta tekun dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien.

Autonomy, yaitu suatu hak yang dapat menentukan nasib sendiri dalam status kesehatannya (Berman, A., Snyder, S.J., &Frandsen, 2008). Dimana seorang perawat harus bersikap percaya diri, memiliki suatu harapan, suatu kebebasan, keterbukaan atau suatu bentuk kejujuran, serta dapat mendisiplinkan diri sendiri.

Integrity, yaitu suatu bentuk tindakan yang sesuai dengan kode etik yang sesuai dan standar praktik yang diterima. Contoh pada integritas ini bahwa perawat harus bersikap akuntabilitas , jujur, rasional , dan adanya rasa ingin tahuan yanh besar.

Social justice yaitu suatu bentuk tindakan dengan memberikan perlakuan yang adil dimana tidak memandang status ekonomi orang lain dan baik dalam bentuk ras, etnis, usia, kewarganegaraan, kecacatan, maupun orientasi social seperti sikap perawat harus memiliki sikap keberanian dalam menghadapi apapun, berintegritas, kesusilaan , keobjektifam, menerima, toleransi serta adanya suatu sikap ketegasan dari perawat.

Seorang  mahasiswa tenaga kesehatan yaitu seorang tenaga kesehatan profesi ners, dari sekarang kita menerapkan atau menanmkan nilai profesionalisme sedini mungkin yaitu dengan bersosialisasi dengan tim medis lainya termasuk dokter , teman sejawat ,ahli gizi, apoteker dan tenaga medis yang lainya. Selain itu juga menerapkan teori -teori yang telah di pelajari di dalam memberikan asuhan keperawatan saat bekerja.Dengan demikian tidak ada seorang pasien atau keluarga pasien akan kecewa atau komplain kepada perawat, karena  perawat ini sudah profesional  dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan kepada pasiennya yang sudah berkwalitas.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN