Mohon tunggu...
Igoendonesia
Igoendonesia Mohon Tunggu... Petani - Catatan Seorang Petualang

Lovers, Adventurer. Kini tinggal di Purbalingga, Jawa Tengah.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Pagebluk Corona, Inferno, Thanos, dan Theori Maltus

21 Maret 2020   08:08 Diperbarui: 21 Maret 2020   08:09 1632
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Inferno (gambar : tribunnews)

Intinya doktrin, argumen atau pendapat apapun tak mempan mempengaruhi Thanos. Ia bebal, kepala batu, merasa benar, merasa berhak dan apa yang dilakukannya adalah mulia. Maka dengan kekuatan infinity stones alias batu akik paket lengkap yang sudah didapatkannya, manusia super yang sakti mandraguna bergabung jadi Avengers pun tak mampu mengalahkannya.

Thanos pun berhasil mewujudkan cita-cita Malthus. Separuh lebih mahluk jagat raya, tidak hanya bumi, musnah.

Mission acomplished!

Thanos (Gambar : Somagnews)
Thanos (Gambar : Somagnews)

5 tahun kemudian

"Saya melihat lumba-lumba sudah banyak di Sungai Hudson. Udaranya sangat segar," kata Steve Rogers a.k.a Captain Amerika kepada Natasha Romanoff.

Mereka berdua selamat dari pemusnahan masal dan Steve tengah bercerita perjalannnya menuju kantor Avengers yang sudah berubah jadi sunyi senyap. Saat itu, 5 tahun pemushanan masal oleh Thanos sudah berlalu.

Natasha alias Black Widow membalas. "Jadi kamu setuju dengan ulah Thanos?" ujarnya satir.

Alam semesta digambarkan berubah drastis, populasi mahluk hidup di jagat raya ini berkurang separuhnya. Cita-cita Thanos membentuk tatanan baru di alam semesta ini sudah mulai keliatan berhasil.

Saat itu, Thanos sudah memutuskan pensiun. Ia tak mau lagi ditemani, pasukannya dibubarkan. Pendekar 'janggut kantong menyan' itu mojok di sebuah sudut jagat raya yang damai dan tenang. 

Thanos memilih untuk bertani, buah naga adalah komoditas yang dibudidayakannya. Baju zirahnya sudah digantung di depan dangau di tengah kebun miliknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun