Mohon tunggu...
Hilman Idrus
Hilman Idrus Mohon Tunggu... Fotografer

√ Penikmat Kopi √ Suka Travelling √ 📷

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Diabaikan PDIP, Ganjar Pranowo Banjir Dukungan

24 Mei 2021   22:26 Diperbarui: 24 Mei 2021   22:47 333 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Diabaikan PDIP, Ganjar Pranowo Banjir Dukungan
Ganjar Pranowo, foto: Fajar.co.id

Memang terlalu dini, jika membicarakan soal figur-figur yang nantinya bertarung memperebutkan kursi presiden Indonesia di 2024 mendatang. Sebab, masih sangat jauh -- tiga tahun lagi. Namun kontestasi pilpres 2024 tanpa petahana, menjadikan pertarungan kian menarik, setidaknya partai politik sudah mengukur sejauh mana kemampuan figur yang bakal diusung, agar nantinya bisa memenangkan pertarungan.

 Tentu, tidak bisa mengharapkan figur dengan elektabilitas harap-harap cemas, terlebih, seperti PDIP sebagai salah satu partai besar, pastinya memiliki keinginan kuat untuk tetap berkuasa. sehingga upaya yang dilakukan adalah mencari sosok yang tepat, sebagai pengganti Jokowi di 2024.

Ada beberapa kader partai PDIP yang dianggap sangat potensial bertarung pada 2024: yaitu Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Tri Rismaharini, dan pastinya adalah Basuki Tjahaya Purnama (BTP). 

Dari keempat nama ini, dilihat dari popularitas, tentu sosok Ganjar Pranowo jauh lebih baik, karena selain berkinerja baik, serta dinilai sebagai pemimpin milenial karena dapat diterima oleh semua kalangan dan juga masih aktif menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah hingga 2023 mendatang, tentu memiliki peluang yang cukup besar untuk diusung.

Dalam kalkulasi politik saat ini, menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga selaku ketua umum partai Gerindra, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan figur yang nantinya menjadi "kerikil tajam"  menghambat langkah para kandidat lainnya dalam merebutkan kusi presiden. 

Dan memang wajar, sebab Puspoll Indonesia merilis hasil survei elektabilitas calon presiden 2024 yang dipublis Merdeka.com pada Minggu (23/5/2021) menempatkan Prabowo Subianto menempati urutan paling atas dengan elektabilitas 20,9 persen, kemudian ditempati Anies Baswedan diurutan kedua dengan 15,4 persen dan disusul Gubernur Jawa Tengah yang juga sebagai kader PDIP dengan elektabilitas 13,8 persen.

 Walaupun, pilpres  berlangsung pada 2024, namun setidaknya berdasarkan hasil survei dari Puspoll Indonesia, dan beberapa lembaga riset opini publik di Indonesia, setidaknya menjadi tamparan buat PDIP sebagai partai penguasa, sebab popularitas Ganjar Pranowo masih jauh di bawah Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Sehingga, upaya mendongkrak popularitas Ganjar Pranowo merupakan suatu keharusan, jika upaya ini tidak dilakukan sejak awal, maka hasil yang didapatkan pada 2024 nanti bakal tidak sesuai ekspektasi.

Sebab, secara politik tidak bakal terwujud jika nantinya kader dari PDIP tampil sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan figur dari partai lain, lantaran selain sebagai partai penguasa saat ini, fakta membuktikan bahwa beberapa kali momentum politik, PDIP selalu mengusung kadernya di posisi calon presiden, bukan sebagai wakil.

Justru itu, walaupun Puan Maharani belakangan digadang-gadang bakal nantinya diusung PDIP. Namun, sejauh ini hasil survei terkait elektabilitas putri Megawati itu tidak menunjukkan tanda-tanda menggembirakan. Sehingga, dapat dipastikan bahwa Ganjar Pranowo lah sebagai sosok yang dianggap paling tepat sebagai representasi PDIP di 2024.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN