Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Sejarah Panjang All England dan Prestasi Pebulutangkis Indonesia

19 Maret 2021   09:10 Diperbarui: 19 Maret 2021   09:25 224 30 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sejarah Panjang All England dan Prestasi Pebulutangkis Indonesia
Rudy Hartono juara 8 kali All England (Foto Minews.id) 

All England adalah turnamen tertua di Dunia sejak tahun 1899, sudah menjadi ajang yang memiliki sejarah bagi perbulutangkisan Indonesia.

Menurut situs resmi All England Badminton.com (17/3/21), turnamen ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di Guildford pada 4 April 1899.

Dua turnamen pertama All England saat itu diberi tajuk Badminton Association Tournament. Nama turnamen berlaku sampai setelah seri Piala Thomas pertama pada tahun 1949.

All England sudah menjadi Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia tidak resmi sampai tahun 1977 ketika Federasi Bulutangkis Internasional meluncurkan kejuaraan resminya.

Kejuaraan All England ini pernah dihentikan dua kali yaitu selama Perang Dunia I dari 1915 hingga 1919 dan Perang Dunia II dari 1940 hingga 1946.

Saat itu turnamen hanya mempertandingkan nomor ganda saja baik putra, putri maupun campuran. Sedangkan untuk nomor tunggal putra dan tunggal putri mulai dipertandingkan pada tahun 1900.  

Tempat penyelenggaranpun berpindah-pindah. Pada tahun 1899 hingga 1901 diselenggarakan di HQ London Scottish Regiment Drill Hall, Buckingham Gate.

Pada tahun 1902 di Crystal Palace, Sydenham, Kent. Mulai tahun 1903 hingga 1909 dilangsungkan di London Rifle Brigades City Headquarters, Bunhill Hill, London.

Sebanyak 25 kali berlangsung di The Royal Horticultural Hall, Vincent Square, London mulai 1910-1939. Tiga tahun berikutnya di Haringay Arena, London.

Empress Hall, Earls Court, London menjadi tempat berikutnya selama 7 tahun mulai 1950-1956. Baru pada tahun 1957 hingga 1993 berlangsung di Wembley Arena, London.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN