Hendro Santoso
Hendro Santoso Purnakaryawan

Seorang Kakek, hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Persija Vs Home United, Ada Blunder Mirip Sven Ulreich di Senayan

16 Mei 2018   07:27 Diperbarui: 16 Mei 2018   08:12 734 2 3
Persija Vs Home United, Ada Blunder Mirip Sven Ulreich di Senayan
Marko Simic (Foto Kompas.com)

Apresiasi harus diberikan kepada skuat Persija yang telah berjuang merebut tiket final Piala AFC zona Asia Tenggara. Walaupun sebenarnya sulit bagaimana menjelaskannya ketika Persija kalah 1-3 dari Home United dalam laga semifinal leg kedua Selasa (15/5/18). Apalagi laga tersebut disaksikan langsung oleh suporter setia mereka di stadion Gelora Bung Karno. Kekalahan ini menggagalkan Persija lolos ke final karena pada leg pertaman juga kalah 2-3 dari klub Singapore ini.   

Persija pada menit menit awal mengejar gol cepat namun malah tertinggal pada menit keenam melalui sundulan striker Home United, Shahril Ishak. Tendangan lambung yang dilepaskan dari sisi kiri, bola gagal ditangkap oleh Rizky padahal bola tersebut tidak begitu berbahaya. Bola lepas dari tangan Rizki dengan mudah disambar dengan sundulan Shahril Ishak.

Apa yang dialami Rizki bisa terjadi kepada penjaga gawang manapun di Dunia. Blunder yang mirp juga dilakukan Sven Ulreich ketika Bayern Munich berhadapan dengan Real Madrid di semifinal Liga Champions. Ketika itu Ulreich luput menendang bola back pass sehingga dengan mudahnya disambar menjadi gol oleh Karim Benzema.  

Mengomentari penampilan kiper Persija ini Teco mengatakan : "Rizky adalah kiper yang punya kualitas bagus, tapi mungkin mental dia belum siap. Secara kualitas teknik dia punya. Kasihan dia waktu di kandang Home United, ketika kami sudah bisa mengimbangi 2-2, tapi dia membuat kesalahan dan di situ mentalnya sudah drop." Demikian kata Teco seperti dilansir Detik.com (16/5/18).

Sangat disyangkan kesalahan yang sama juga dilakukan oleh Rzky. Gol di menit ke 6 ini merupakan tanda awal dari kekalahan Persija. Sempat ada angin harapan berhembus ketika Novri Setiawan diganjal di kotak penalti dan Marko Simic berhasil menyamakan kedudukan dengan tendangan penalti namun kembali Persija dihukum penalti akibat pelanggaran oleh Rezaldi. Persija semakin tertekan ketika bek tengah Jaimerson harus keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua. Praktis sejak menit 37 Persija harus bermain dengan 10 pemain.

Pelatih Stefano Cugurra mencoba bersikap realistis. Dia menerima kekalahan ini dengan berbesar hati. "Saya ucapkan terima kasih kepada Jakmania yang sudah memberikan dukungan. 

Sayangnya malam ini bukan milik kami. Kami memang kebobolan gol cepat namun ada penalti yang jadi polemik. Dua penalti awal sah memang penalti namun saat pemain kami dijatuhkan kembali wasit tidak bergeming. Sekali lagi saya minta maaf karena gagal ke final. Sekarang saatnya kita fokus di Liga kita punya target disana untuk kita kejar," kata pelatih Persija tersebut seusai laga seperti dilansir Persija.id (15/5/18).

Begitulah sepakbola memang ceritanya hanya ada menang, kalah dan draw tidak ada yang lain. Jadi punggawa Macan Kemayoran harus tetap bisa tegakkan kepala untuk menyongsong laga-laga berikutnya dalam ajang Liga 1 dan Piala Indonesia. Persija masih berada di peringkat delapan Liga 1 dengan 10 poin. Sementara pada Piala Presiden, mereka dijadwalkan akan bertemu Persikabo Bogor di Babak 128 Besar Piala Indonesia.

#hensa16052018