Mohon tunggu...
hendra setiawan
hendra setiawan Mohon Tunggu... Freelancer - Pembelajar Kehidupan. Penyuka Keindahan (Alam dan Ciptaan).

Merekam keindahan untuk kenangan. Menuliskan harapan buat warisan. Saya suka membaca, tetapi menulis jauh lebih punya makna. Sebab, karya itulah warisan yang sangat berharga kepada generasi nanti. VERBA VOLANT, SCRIPTA MANENT.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Gegara Situs Colongan, Saya Jadi Enggan Menulis

5 Agustus 2021   18:00 Diperbarui: 5 Agustus 2021   18:01 196 24 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gegara Situs Colongan, Saya Jadi Enggan Menulis
Judul, tanggal tayang dan isi sama persis. Perbedaan hanya di nama situs (gambar: dok. pribadi)

Aktivis Kompasianer beberapa hari ini ada yang menyoroti soal tulisannya yang mentah-mentah masuk situs lain, seperti yang paling banter disorot adalah SiapGrak!.com. Situs "maling" begitu komentar yang disematkan, karena saking jengkelnya.

Secara tak langsung, Admin Kompasiana sebagai penyedia halaman ini diminta pertanggungawabannya. Dianggap tidak mampu melindungi para 'anak kos' yang tinggal di rumahnya.

Berhubung yang menulis dan yang memberi komentar tidak hanya satu dua, maka meluncurlah saya ke situs yang dimaksud. Benar saja, situs ini benar-benar intelektual tak punya moral dan etika yang baik.

Jangankan tulisan personal yang muncul, hasil kurasi dari wartawan Kompas sendiri pun dibajaknya mentah-mentah. Kalau saja tak ada yang berkeluh kesah, barangkali saya pun juga masih asyik sendiri di kanal ini.

Kurasi Kompasiana

Saya juga baru tahu, ternyata induk dari Kompasiana secara ajeg juga merilis "Kurasi Kompasiana" di halaman Kompas.com.  Tetapi cuma satu nama itu yang muncul sebagai penulisnya (kurator/editor). Mungkin yang bersangkutan yang diserahi tugas ini, saya tidak tahu. Silakan  di cek sendiri. Cari di kolom pencarian bertanda kaca pembesar dengan kata kunci "kurasi kompasiana".

Ah, baru tahu saya, ternyata lewat halaman ini pula, jumlah pembaca halaman tulisan itu bisa bertambah banyak secara cepat. Apalagi kalau sudah diganjar predikat "Artikel Utama". Tapi label "Pilihan" pun juga bisa kok dikurasi. Jadi ini semcam "promosi gratis", hehe...

Ya, tentu bukan ini satu-satunya yang mempromosikan. Akun Kompasiana di media sosialnya semacam Instagram, Facebook, atau Twitter kadangkala juga mem-posting hasil tulisan dari Kompasianer yang dianggap layak dinaikkan jadi berita utama.

Hasil tulisan Kompasianer dikurasi dan ditayangkan oleh Kompas.com (gambar: dok. pribadi) 
Hasil tulisan Kompasianer dikurasi dan ditayangkan oleh Kompas.com (gambar: dok. pribadi) 

Tak Nyaman Menulis

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x