Mohon tunggu...
Hen AjoLeda
Hen AjoLeda Mohon Tunggu... Buruh - pengajar dan pegiat literasi, sekaligus seorang buruh tani separuh hati

menulis dan bercerita tentang segala hal, yang ringan-ringan saja

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Sepak Bola dan Konsolidasi Politik Pasca-Pemilu 2024

29 April 2024   13:44 Diperbarui: 29 April 2024   13:54 162
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar: https://suryakantainstitute.id

Sepak Bola dan Konsolidasi Politik Pasca-Pemilu 2024

Setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan dugaan kecurangan, suasana politik Indonesia memasuki babak baru yang menarik. 

Pertemuan politik antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan lawan-lawan politiknya semakin intens, menciptakan dinamika yang menarik untuk diperhatikan.

Ketika Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menyatakan bergabung dengan koalisi pemerintah, banyak yang tak terkejut.

Langkah ini diikuti oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang disinyalir juga akan bergabung dengan koalisi pemerintah. 

Bahkan, kedua partai ini telah memastikan akan mendapatkan dua kursi menteri di kabinet Prabowo yang akan mulai pada Oktober 2024.


Kemudian disusul dukungan organisasi kemasyarakatan, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) (Kompas.id, 29 April 2024).

Dengan adanya berbagai dukungan dari partai politik dan organisasi kemasyarakat, maka besar kemungkinan pemerintahan Prabowo-Gibran akan lebih stabil dalam menjalani transisi kepemimpinan nasional (Kompas.id, 29 April 2024).

Di tengah dinamika politik ini, prestasi yang diraih oleh tim sepak bola Indonesia menambah warna baru dalam narasi politik pasca-pemilu. 

Tim Indonesia meraih prestasi luar biasa dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024. 

Keberhasilan ini memberikan semangat baru bagi rakyat Indonesia, dan juga memberikan kesempatan bagi para pemimpin politik untuk menggunakan olahraga sebagai alat untuk mengonsolidasi masyarakat di tengah perbedaan politik.

Sepak Bola dan Politik Persatuan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun