Mohon tunggu...
Haqqi Idral
Haqqi Idral Mohon Tunggu... Mahasiswa - warga sipil

tulisan sisa sengsara

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Sepak Bola Tak Sekedar Nendang Bola

10 Mei 2024   10:09 Diperbarui: 10 Mei 2024   10:10 131
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
kemeriahan para suporter sepak bola (pexels.com/bernhard)

Sepak bola. Siapa yang tak mengenal olahraga yang satu ini? Semua kalangan baik dari anak-anak hingga orang tua pasti tahu apa itu sepak bola. Sepak bola selalu saja menyenangkan untuk dibahas, entah itu obrolan analisis pertandingan, rumor transfer pemain, hingga tips dan trik dalam bermain bola.

Tentu kita tak asing dengan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Ronaldinho, David Beckham, Diego Maradona dan pemain bintang lainnya yang mempunyai masanya masing-masing. Dribbel yang licin memukau, tembakan salto menukik, ataupun umpan rumit tiki-taka, semuanya membuat decak kagum bagi siapapun yang melihatnya.

"Ah.. gitu doang, olahraga lain juga banyak yang lebih seru," yakin dek?

Mungkin pembaca yang budiman melupakan kehadiran "Pemain ke 12" dalam sepak bola, karena dengan merekalah atsmosfer ditentukannya hidup-matinya suatu sepak bola. Tanpa mereka (suporter) sepak bola hanya sebatas sekumpulan orang yang berlarian mengejar bola lalu memasukkannya ke dalam gawang, sudah begitu saja, tidak ada sorak-sorai apalagi tepuk tangan.

"Hanya itu saja?"

Ohh jangan dikira suporter datang hanya membawa badan saja. Lebih dari itu mereka bawa atribut lengkap, chant kebanggaan, genderang drum dan alat musik, seni koreografi, dan bayangkan saja ketika tim kesayangan mereka mencetak gol, "Goal..!!!," gemuruh teriakan kemenangan memenuhi stadion. Terkadang dari merekalah pesan-pesan sosial-politik bisa saja hadir, seperti solidaritas terhadap Palestina misalnya, atau bela sungkawa terhadap suatu kejadian.

Sepak Bola dan Pemain ke 12

Dunia sepak bola Indonesia mesti berbangga dengan capaian fenomenal Timnas U-23 yang berlaga di Piala Asia 2024 di Qatar. Bagaimana tidak, Timnas Indonesia yang tergabung dalam grub yang berisikan tim-tim papan atas FIFA, nyatanya mampu lolos ke babak penyisihan.

Bahkan tim asuhan Shin Tae-Yong ini berhasil masuk ke babak semi final, setelah mengalahkan jawara Asia Korea Selatan dalam adu penalti. Walaupun akhirnya, masyarakat Indonesia mesti berpuas hati setelah kandas di laga semi final melawan Uzbekistan, begitupun di laga perebutan juara 3 Timnas juga tumbang melawan Iraq. Tak mengapa, tetap semangat garuda muda.

Kita tidak perlu membahas tentang poster nobar Timnas yang ada foto pejabatnya, debat perseteruan masalah pemain naturalisasi oleh Coach Justin-Bung Towel, ataupun kutukan kekalahan Timnas Indo gara-gara didukung Jerome Polin. Lupakan sejenak. Mari buat diri kita ini bangga dengan prestasi dan dedikasi mereka (Timnas) dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah sepak bola Asia.

Kembali ke topik awal tentang alasan "Sepak bola tak sekedar nendang bola"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun