Mohon tunggu...
Hanisa
Hanisa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Be ur self

Be Better, everything's fine.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Perkembangan Bahasa dari Zaman ke Zaman

22 September 2021   22:35 Diperbarui: 22 September 2021   22:36 413 2 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Perkembangan Bahasa dari Zaman ke Zaman
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Seperti yang telah di ketahui bahwa banyak sekali perubahan yang terjadi seiring perkembangan zaman. Bukan hanya teknologi yang kian canggih, bahkan seiring berjalannya waktu banyak bermunculan bahasa-bahasa baru yang terkadang terdengar sedikit aneh namun banyak digunakan. Penggunaan social media sangat berpengaruh pada hal tersebut. Biasanya, semakin canggih bahasa, justru menjadi sangat singkat kosa katanya.

Dahulu, kita menggunakan bahasa ajakan seperti, ‘Ayo pulang’, namun sering perkembangan zaman berubah menjadi, ‘Pulang, yuk’. Dan mengalami perkembangan lagi menjadi, ‘Kuy’ di mana merupakan kebalikan dari kata, “Yuk”.  Seperti halnya sebutan bagi orang tersayang, saat ini dikenal dengan sebutan ‘Doi’ yang artinya “Dia orang istimewa”. Cukup wah, bukan?

Seperti yang telah diketahui bahwa generasi milenial saat ini lebih cepat tanggap pada hal yang berbau digital. Mungkin dikarenakan saat ini ponsel merupakan suatu hal yang tak terlewatkan setiap waktunya. Jika dilihat dari sisi positifnya, sebetulnya banyak manfaat dari ponsel itu sendiri, namun tergantung bagaimana si empu menggunakannya. Sesuatu yang baik, akan baik juga jika digunakan dengan baik. Namun sesuatu yang baik, tidak akan baik jika tidak digunakan dengan baik.

Kembali pada bahasa aneh yang saat ini banyak bermunculan, sebut saja bahasa gaul. Sebetulnya tidak ada larangan mengenai bahasa gaul tersebut. Selagi baik dan digunakan sebagai mana mestinya. 

Namun sering kali ditemukan bahasa gaul tersebut tidak pada tempatnya. Seperti istilah ‘Anjay’ yang pernah menjadi Polemik. Lalu bagaimana cara memilih bahasa yang baik di zaman yang semakin berkembang ini? Yang pasti, batasi dan jangan ikut-ikutan, karena belum tentu itu merupakan hal baik dan benar.

Sudah seharusnya sebagai generasi milenial yang cerdas, bisa menciptakan suatu hal positif dan bermanfaat. Menggunakan bahasa yang baik dan sesuai kaidah, sehingga tercipta damai dan terhindar dari segala Polemik.

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan