Mohon tunggu...
Profil
340 Poin
Mahasiswa Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada. Mantan santri di salah satu pesantren di Yogyakarta. Sedang menemukan kembali gairah menulis
Bergabung 23 September 2010
Statistik
26
13,394
63
7
0
14

Label Populer

FOLLOWING 189
avatar
avatar
Herdiansyah
Berbagi manfaat dengan karya
avatar
avatar
Teuku Raja Arief Shilvo Al Zuhdi
#Lahir di Kuta Padang Meulaboh,Aceh Barat 22 januari....\r\n\r\n#Anak pertama dari empat bersaudara....\r\n\r\n#Introvert......\r\n\r\n#Non partisan.....\r\n\r\n#Sosialis.......\r\n\r\n#Simpel...........\r\n\r\n#Dialektis........\r\n\r\n#Hidup politik dan berpolitik untuk hidup......\r\n\r\n#Arsenal FC dan Persib FC...\r\n\r\n#Vokalis hc/punk : Hustler..............\r\n\r\n#Editor zine/majalah :indonesian political/punk : Anastasia (2002) & The Arva`s (2012)...................\r\n\r\n#Owner punk label : disarm or die records.........\r\n\r\n#Konsultan -Sales Manager di PT.BNI-Life Insurance....
avatar
avatar
Khairun Nisa
ingin belajar lagi
avatar
avatar
Jafar G Bua
Photo Journalist CNN Indonesia, salah satu stasiun televisi yang menjadi bagian dari CT Corp dan CNN International. Saat ini bekerja dan berdomisili di Pulau Sulawesi, namun ingin berkelana ke seluruh pelosok Nusantara Jaya. Semua tulisan di microsite ini dapat dikutip sepanjang menyebutkan sumbernya, sebab ini semua adalah karya cipta.
avatar
avatar
M Ammar Mahardika
Lahir di Jakarta 16 Agustus 1996, suka menulis. Akhir-akhir ini membuat prosa seperti puisi atau cerpen. Salam kenal! :)
avatar
avatar
Rawi Wahyudiono
Hobby travelling, bertualang, bermusik sambil jualan server (HP, Dell, IBM), ERP Odoo, Storage, Networking, system mesin antrian http://rawiwahyudiono.blogspot.com
avatar
avatar
Habibi Mahabbah Maming Suharsono
Menurut cerita, saya dilahirkan di atas bendi alias dokar menuju Rumah Sakit Tonasa 1, Pangkep tahun 1981. Kedua orangtuaku berdarah bugis. Masa kecil, kuhabiskan di Desa Kabba, Pangkajene (kini Kecamatan Minasatene),Pangkep, Sulsel. Usia pendidikan dasar kuhabiskan di SD Inpres No 26 Taraweang Kabba selama 7 tahun. Sempat tinggal kelas selama satu tahun di kelas 4 karena belum bisa baca-tulis. Waktu itu, lebih separuh dari kami murid kelas empat tinggal kelas, karena ketidak-mampuannya tulis-baca. (Saya tak mempersalahkan siapa-siapa. Meski jika kulihat dari sudut pandang sekarang, bukan kami sebagai murid yang pantas menerima akibat ini. Tapi...nanti kita bahas ya...) Setamat SD, kedua orangtuaku, khususnya Bapak, 'memaksaku' menempuh pendidikan di Pesantren Darul Istiqomah Maccopa Maros, Sulsel. Meski kala itu, saya memiliki cita-cita tersendiri dengan melanjutkan pendidikan di sekolah umum (SMP Negeri), bukan di pesantren. Tapi apa daya, orang tua tak punya daya, atau dana mewujudkan itu. Ditambah, kami ada 8 orang anak Bapak-Emak yang perlu diberi makan. Selama 6 tahun kuhabiskan pendidikan Tsanawiya-Aliya dengan belajar ikhlas di pondok pesantren demi melanjutkan pendidikan lebih tenggi kelak. Karena kedua orangtua tak mampu membiayai pendidikanku, saya meringankan beban kedua orangtua dengan nyambi jualan parfum, buku dll di pesanten. Lama berselang, setelah kuketahui, Bapak punya visi agar saya tak bernasib sama dengan anaknya yang lebih tua (kakak-kakakku), hanya rata-rata SD. Karena dua alasan. Pertama, Bapak ingin anaknya bersekolah dengan benar-benar belajar, tak terpengaruh teman sekolah. Kedua, Bapaktak mampu membiayai mereka jika mengikuti pola asuh murid yang mampu. Setamat Aliyah (SMA), saya mendapatkan beasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab milik Yayasan Wahdah Islamiyah Kota Makassar,
avatar
avatar
Anep Paoji
Anep Paoji, saya tinggal di kota kecil indah dan bersahabat.
avatar
avatar
Agam Sidro
lelaki yang sibuk dengan dirinya sendiri
LAPORKAN KONTEN
Alasan