Humaniora

Tak Perlu Minder

1 Februari 2018   07:38 Diperbarui: 1 Februari 2018   07:57 247 1 0


Judul tulisan ini terinspirasi dari salah satu komentar teman Facebook  saya terhadap foto plus tulisan yang saya posting/unggah pada Minggu, 15 Oktober 2017. Beliau mengucapkan selamat kepada saya atas lahirnya karya tulis sederhana saya. Saya pun kembali mengucapkan terima kasih kepadanya. Di akhir tulisan tersebut, tak lupa saya menyemangati dan menyarankan beliau agar mengumpulkan semua tulisannya yang begitu bernas selama ini. Setelah itu, kemudian cobalah untuk memasukkannya atau mengirimnya ke Penerbit, demikian lanjut saya.

Sebenarnya beliau ingin sekali menerbitkan tulisan-tulisannya tersebut menjadi buku yang ber-ISBN. Namun, beliau masih kurang percaya diri/minder, masih ada keraguan yang muncul dalam diri. Memang persoalan ini wajar-wajar saja, menurut saya. Rasa kurang percaya diri adalah manusiawi. Akan tetapi, bila ingin mewujudkan mimpi kita, seperti ingin menelurkan buku, maka kita harus berani beraksi dan berbuat untuk mewujudkannya.

Kita tak perlu ragu apalagi sampai takut ini dan itu. Inilah salah satu yang menghambat kita untuk terus melangkah maju, yaitu kurang yakin terhadap potensi atau kemampuan dalam diri. Kita harus berusaha dulu, kerahkan potensi yang kita miliki. Apa pun hasilnya, itu persoalan lain, yang penting kita sudah berusaha.

Satu hal juga yang perlu kita ketahui, bahwa sesungguhnya hidup kita di dunia ini adalah proses belajar. Jadi, jangan terlalu khawatir dengan kegagalan. Kita harus berani mencoba melakukan sesuatu, meskipun itu baru pertama kali bagi kita. Jangan langsung mundur dan menyerah sebelum mencobanya. Yuk, lawan rasa minder kita. Wujudkan mimpi kita, apa pun itu. Insyaallah, kita bisa.

Wallahu a'lam.

Oleh: Gunawan