Mohon tunggu...
Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Mohon Tunggu... Petani - Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Ribuan Vial Vaksin AstraZeneca di TTU Kadaluarsa

4 Maret 2022   19:47 Diperbarui: 5 Maret 2022   19:02 651
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Banyak vaksin AstraZeneca terancama kadaluarsa. Ilustrasi foto: Reuters dalam cnnindonesia.com

Di tengah giat-giatnya masyarakat mengikuti vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga, terkuak berita yang tidak menyenangkan. Kali ini, datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT.

Berita tak menggembirakan ini terkait dengan vaksin Covid-19 yang tak bisa dipakai lantaran kadaluarsa per Februari 2022. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.174 vial vaksin AstraZeneca menjadi tak berguna, melampaui expired date.

Jika 1 vial bernilai 10 dosis, atau andaikan petugas kurang teliti saat menyedot vaksin ke jarum, maka bolehlah kita menghitung 1 vial dengan 8 dosis. Jika demikian, maka sangatlah disayangkan, sebanyak 9.392  hingga  11.740 dosis vaksin AstraZeneka terbuang percuma di Kabupaten TTU.

Robertus Tjeunfin, S.Kep, Ns., MPH selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan TTU menyampaikan fakta ini pada tangga 1 Maret 2022. Padahal pergerakan kegiatan vaksinasi Covid-29 di TTU termasuk cukup berjalan dengan baik.

Sebanyak 26 Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten TTU menjadi ujung tombak pelaksanaan vaksinasi. Setiap hari, masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi datang ke berbagai Puskesmas untuk mendaftar dan memperoleh injeksi cairan vaksin jika lulus screening yang dilakukan oleh para petugas vaksinasi.

Selain melalui Puskemas, vaksinasi juga dilakukan atas atas bantuan Kodim 1618 dan Polres TTU. Bahkan Partai Politik pun turut mengorganisir pelaksanaan vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 seperti PKB dan Partai Golkar.

Robertus Tjeunfin, S.Kep, Ns., MPH Plt Kadis Kesehatan Kab TTU. Foto: VoxNTT.com
Robertus Tjeunfin, S.Kep, Ns., MPH Plt Kadis Kesehatan Kab TTU. Foto: VoxNTT.com

Capain yang Tidak Terlalu Buruk

Menurut penyampaian dari Plt Dinkes TTU, seperti yang dimuat oleh kupang.tribunnews.com per 1 Maret 2022, capaian kegiatan vaksin dosis 1 baru sebesar 69,90% (dosis 1).  Sedangkan dosis 2 sebesar 52,50% dan dosis 3 sebesar 0,82% dari target Provinsi.

Capaian ini masih tergolong rendah, terutama untuk vaksin dosis 2. Namun data dari https://vaksin.kemkes .go.id/#/vaccines  per 4 Maret 2022 (pukul 12.00 WIB), menunjukkan perbedaan informasi.

Dalam data kemkes tersebut, vaksin dosis 1 Kabupaten TTU sudah sebesar 81,14% dari target provinsi atau sebanyak 151.104 dosis yang telah digunakan. Sementara dosis 2 sebanyak 115.920 dosis atau 62,25% dari target Provinsi. Data dosis ketiga belum terlihat dalam data kemenkes.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun