Mohon tunggu...
Gramedia Official
Gramedia Official Mohon Tunggu... Lainnya - Tempat kamu mencari buku πŸ“š

πŸ“– Halaman untuk pecinta buku. Dari trivia, review, hingga rekomendasi buku dari #SahabatTanpaBatas-mu. πŸ€—

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Begini Proses Penyusunan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia!

26 Januari 2023   10:31 Diperbarui: 26 Januari 2023   10:37 311
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo by Tama66 on Pixabay

Proklamasi kemerdekaan adalah sejarah penting bagi Indonesia. Peristiwa bersejarah ini tidak terjadi begitu saja. Sebagai generasi bangsa, tentu kita tentu perlu mengetahui bagaimana sejarahnya, termasuk proses penyusunan teks proklamasi kemerdekaan.

Kamu mungkin sudah pernah membaca atau mendengarnya dari pelajaran sejarah dan PKN di sekolah. Kamu bisa simak penjelasan berikut ini untuk proses penyusunan teks proklamasi kemerdekaan.

Proses Penyusunan Teks Proklamasi

Proses penyusunan teks proklamasi diawali dengan diculiknya dua tokoh penting, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta oleh kelompok pemuda yang kemudian dibawa ke Rengasdengklok.

Penculikan yang terjadi tanggal 16 Agustus 1945 tersebut dilakukan untuk memaksa kedua tokoh Indonesia tersebut segera melakukan proklamasi kemerdekaan.

Karena desakan golongan muda itu, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta dan berkumpul di rumah seorang laksamana angkatan laut Jepang bernama Tadashi Maeda.

Di tempat itulah teks proklamasi kemerdekaan dibuat. Saat proses dibuatnya, Ir. Soekarno bertanya pada para tokoh tentang isi dari Piagam Jakarta yang dulunya sudah disiapkan sebagai teks proklamasi kemerdekaan.

Namun, panjangnya isi Piagam Jakarta membuat berbagai tokoh di tempat tersebut tidak banyak yang mengingatnya. Karena hal tersebut, Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo mencoba untuk merumuskan teks proklamasi yang baru kembali.

Setelah selesai dirumuskan oleh tiga tokoh tersebut, Soekarno yang diminta menulisnya hasil teks proklamasi tersebut dengan tulisan tangan. Gaya bahasa yang digunakan dalam teks proklamasi adalah gaya bahasa dari Hatta.

Lalu, pada bagian tanda tangan, pada awalnya Ir. Soekarno ingin membuat seluruh anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) untuk bertanda tangan sebagai pembentuk teks proklamasi.

Namun, gagasan tersebut ditolak oleh kelompok pemuda, karena dirasa dari 36 anggota PPKI tidak semua berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun