Gigih Prayitno
Gigih Prayitno Penulis

Freelance Content Writer| Copy Writer | Blogger | Editor | Email : gigiih89@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Transportasi Artikel Utama

Lingkaran Setan Tarif Baru Ojek Online

1 Mei 2019   15:30 Diperbarui: 2 Mei 2019   09:52 1608 13 7
Lingkaran Setan Tarif Baru Ojek Online
Demo Driver Ojek Online (23/4/2018) | Kompas/Andreas Lukas Altobeli

Selamat Hari Buruh Para Driver Ojek Online

Jangan kaget bila kamu sebagai pengguna moda transportasi ojek online merasa bahwa tarif yang tertera pada aplikasi ojek online saat ini menjadi jauh lebih mahal daripada sebelumnya.

Hal ini karena terhitung hari ini (1/5/2019) lima kota dalam tiga zona di Indonesia sedang menguji-coba tarif baru ojek online berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan.

Pemberlakukan tarif baru ojek online di lima kota dalam tiga zona tersebut akan dievaluasi dalam seminggu kedepan yang menjadi upaya mitigasi risiko dan mitigasi manajemen penerapan regulasi peraturan baru dari Kemenhub yang nantinya akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

Tarif Baru di Tiga Zona Lima Wilayah Indonesia

Tarif baru ojek online ini diberlakukan di lima kota pada tiga zona di Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makasar.

Adapun besaran tarif ojek online akan terbagi menjadi 3 zona. Zona 1 untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali.

Untuk zona 2 adalah Jabodetabek dan untuk zona 3 adalah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

Adapun besaran tarif nett untuk Zona I per 1 kilometer adalah dengan batas bawah Rp 1.850 dan batas atas Rp 2.300, dengan biaya jasa minimal Rp 7.000-Rp 10.000.

Sementara untuk Zona II per 1 kilometer adalah pada batas bawah Rp 2.000 dengan batas atas Rp 2.500, dan biaya jasa minimal Rp 8.000-Rp 10.000.

Untuk Zona III per 1 kilometer adalah pada batas bawah Rp 2.100 dan batas atas Rp 2.600 dengan biaya jasa minimal Rp 7.000- Rp 10.000.

Penetapan tarif baru dari biaya jasa batas bawah dan batas atas maupun biaya jasa minimal ini merupakan biaya yang telah mendapatkan potongan tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi.

Biaya tidak langsung adalah biaya jasa yang ada di dalam pihak aplikator sebanyak maksimal 20 persen.

Kemudian yang 80 persen adalah menjadi hak dari pengemudi ojek online tersebut.

Selain biaya langsung dan tidak langsung, ada pula biaya jasa minimal (flag fall) yaitu biaya jasa yang dibayarkan oleh penumpang untuk jarak tempuh paling jauh 4 kilometer.

Dalam masa uji coba pemberlakukan tarif baru ojek online yang dirasa lebih mahal ini, regulasi ini disusun dengan melibatkan berbagai unsur yang bersangkutan seperti pemerintah, aplikator dan juga pengemudi.

Selain menetapkan biaya jasa, diharapakan regulasi tersebut melindungi pengemudi terutama dari segi keselamatan dan kesejahteraan.

Pro Kontra Penentuan Tarif  Baru Batas Bawah dan Batas Atas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2