Mohon tunggu...
rudy geron
rudy geron Mohon Tunggu... -

Pensiunan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Terima Bingkisan Malam Berisi Uang?

18 September 2016   15:28 Diperbarui: 18 September 2016   15:44 203
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Tadi malam, kami dikunjungi 6 orang tamu.
 Dua diantaranya adalah sahabat kami, sedang yang lain, baru kami kenal saat berkunjung.

 Sahabat kami yang dua sejoli suami istri membawa bingkisan sebagai oleh-oleh, dan mengatakan: "ini ada bingkisan oleh-oleh...dari kami". Saya tentu menerima dengan gembira, lalu menyerahkan pada istri tercinta untuk disimpan.

 Setelah sekira setengah jam di rumah kami, beramah tamah dan berbincang, para sahabat pamit pulang, dan kami mengantarkan sampai ke halaman. Melambaikan tangan dan ucapkan sampai jumpa lagi.

 Kami berdua masuk ke rumah, ketika di televisi masih ramai menyiarkan acara penangkapan OTT ketua DPD RI Irman Gusman yang menerima bingkisan di tengah malam berupa duit 100 juta.

 Katanya, bingkisan berupa kotak berisi duit tersebut, diberi oleh sepasang suami istri pengusaha gula asal Padang Sumatera Barat.

 Saya jadi sungguh terkejut.
 Bukankah yang barusan datang dan memberi kami bingkisan, juga berasal dari Padang? Bingkisannya juga berupa kotak? Datangnya juga di waktu malam? Dan sepasang suami istri pula.

 Jangan jangan....

 Ya.. jangan jangan bingkisan yang saya terima juga berisi duit 100 juta....

 Kami dengan berdebar debar membuka bingkisan yang baru kami terima.

 Sebuah tas....didalamnya terdapat sebuah kotak berwarna hitam, persegi empat panjang.

 Oleh Istri saya, kotak itu dikeluarkan dan diletakkan diatas meja. Tutupnya dibuka perlahan-lahan, lalu ia memasukkan tangan kedalam kotak dan menarik sesuatu....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun