Mohon tunggu...
gamin gessa
gamin gessa Mohon Tunggu... Human Resources - Manusia pembelajar, sahabat alam, dari kampung untuk negeri

Pegiat keselarasan kehidupan lingkungan dan masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

APWI Serahkan Tali Kasih Bencana Sulbar dan Kalsel

18 Februari 2021   12:00 Diperbarui: 18 Februari 2021   12:04 394
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dok. pribadi
Dok. pribadi
Ketua Umum Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) menyerahkan tali kasih kepada korban bencana banjir di Kalimantan Selaran dan Sulawesi Barat, Kamis (18/2) melalui zoom cloud meeting. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian DPP APWI dan seluruh Widyaiswara terhadap korban bencana banjir dan gemba bumi. Atas nama DPP APWI dan seluruh Widyaiswara Ketua Umum Dr. Budiarso Teguh Widodo mengucapkan simpati dan rasa duka mendalam kepada korban bencana di Mamuju Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. 

Selama satu bulan terkumpul Rp.45 juta rupiah dari seluruh widysiawara dan donator di seluruh Indonesia. Semoga hal ini dapat meringankan beban anak bangsa yang ditimpa bencana.  Ketum serahkan 25 juta kepada korban bencana Sulbar melalu Kepala BPSDM Prov. Sulawesi barat, 20 juta kepada Pesantren dan Lemdik, melalui Ka BPSDM Prov Kalsel. 

Ketum APWI Dr. Budiarso Teguh Widodo (Dok. pribadi)
Ketum APWI Dr. Budiarso Teguh Widodo (Dok. pribadi)

Menurut Ketua IV-Dr. Ina Yuniati APWI, penyaluran langsung kepada widyaiswara yang kena dampak di daerah bencana. Sebagian diberikan melalui tunai, dan sembako bagi warga terdampak di Sulbar (Kec Malunda) diserahkan kepada Ka BPSDM Sulbar. Ke Kalsel bantuan disalurkan ke Pesantren yang dikelola mantan widyaiswara yang menampung. Bantuan berupa alat tidur dan dukungan life support berupa sembako. Karyawan Lemdik Kalsel yang terdampak bencana diberikan bantuan tunai. 

Ketua IV APWI-Dr Ina Yuniati (Dok. pribadi) 
Ketua IV APWI-Dr Ina Yuniati (Dok. pribadi) 

Penyerahan bantuan oleh Ketum APWI diterima oleh Sekda Provinsi Sulawesi Barat-M Idris, dan untuk Kalsel diterima Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan-Muhammad Miswani.  Sekda Prop Sulbar-M. Idris mengucapkan terima kasih yang luar biasa atas kepedulian niat dan semangat sejalan nilai-nilai APWI dalam meringankan beban saudara yang terkena bencana. Hampir 60 ribu warga yang mengungsi diurus setiap hari. Sebanyak 420 kepala keluarga tekena dampak bencana ini termasuk ada juga rekan widyaiswara. Hari ini Sekda merasa bangga dapat bersilaturahmi dengan seluruh widyaiswara seabgai guru bangsa. Tidak hanya sharing materi pembelajaran, hari ini sesama widyaiswara malah sharing materi untuk mendukung kehidupan paska bencana, demikian disampaikan Sekda-M Idris.

Sekda Prov. Sulbar -- M. Idris (Dok. pribadi) 
Sekda Prov. Sulbar -- M. Idris (Dok. pribadi) 

KaPBSDM Sulbar dan Tim di Rumah Widyaiswara Korban Bencana (Dok. pribadi) 
KaPBSDM Sulbar dan Tim di Rumah Widyaiswara Korban Bencana (Dok. pribadi) 

Di Kalsel, menurut Kepala BPSDMD Prov Kalsel-Muhammad Miswani, ini adalah kali kedua Kalsel menerima bantuan langsung setelah sebulan lalu dari menerima dari LAN. Bantuan APWI Pusat ini akan kami teruskan secara langsung oleh tim. Tiga belas kabupaten kota di Kalsel yang terdampak. Dahulu dampak banjir hanya sekitar satu minggu, namun saat ini dampak banjir telah lebih dari satu bulan. Selain harta benda banjir di Kalsel juga merenggut nyawa. Atas nama lembaga dan pemerintah Prov Kalsel Kepala BPSDMD Kalsel mengucapkan terima kasih terhadap apa yang diberikan APWI pusat ini. Tim APWI Kalsel akan segera meneruskan bantuan ini dan melaporkan kepada APWI Pusat.

Kepala BPSDMD Prov Kalsel-Muhammad (Dok. pribadi) 
Kepala BPSDMD Prov Kalsel-Muhammad (Dok. pribadi) 

Tim APWI Kalsel, Siap distribusikan bantuan (Dok. pribadi) 
Tim APWI Kalsel, Siap distribusikan bantuan (Dok. pribadi) 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun